15 Pelajar di Kediri yang Hendak Ikut Demo Omnibus Law Diamankan
logo

21 Oktober 2020

15 Pelajar di Kediri yang Hendak Ikut Demo Omnibus Law Diamankan

15 Pelajar di Kediri yang Hendak Ikut Demo Omnibus Law Diamankan


GELORA.CO - Polisi mengamankan 15 Pelajar yang diduga akan ikut melakukan aksi demo omnibus law di Kota Kediri. Mereka langsung diberikan pembinaan.

"Kita koordinasi dengan diknas maupun sekolah yang bersangkutan. Ternyata mereka sebenarnya ada agenda belajar daring, untuk itu kita akan pertemukan dengan kepala sekolah orang tuanya dan dinas setempat," ujar Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).

Setelah diamankan dan diberikan pembinaan, kata Miko, para pelajar yang didampingi unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) ini dilakukan rapid test untuk pencegahan penyebaran COVID-19,

"Mereka rata rata masih dibawah umur untuk itu didampingi oleh PPA" imbuh Miko.


Kacabdin Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Kediri Sumiarso mengatakan pihaknya diperintahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Jatim untuk mengimbau para guru dan orang tua agar memonitor siswa SMA/SMK agar tak mengikuti unjuk rasa.

"Meskipun menyampaikan pendapat di muka umum dan dijamin undang-undang, kan tugas mereka belajar, mereka seharusnya dilindungi, kasihan bila terjadi apa -apa. Dan mereka rata rata tidak mengerti apa yang mereka lakukan, dan rata rata mereka melakukan itu karena ajakan," kata Sumiarso.

Sumiarso mengatakan pihaknya sudah sejak lama melakukan langkah antisipasi dengan melakukan pembinaan ke sekolah-sekolah dengan melibatkan kepolisian.

"Seperti hari ini tadi ada sekolah yang melakukan deklarasi bersama Polresta Kediri, pada intinya kami melarang mereka melakukan aksi demonstrasi ini karena untuk melindungi anak anak didik kami," imbuh Sumiarso.


Sumiarso menambahkan pihaknya juga meminta wali kelas bersama guru pembimbing lainnya untuk door to door ke rumah orang tua siswa untuk meminta ikut serta memantau anaknya agar tidak melakukan aksi demo.

"Ini salah satu langkah kami, selain terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian," tandas Sumiarso.

Diketahui, di Kediri penolakan Omnibus Law terus terus digelorakan melalui aksi demonstrasi. Unjuk rasa penolakan UU Omnibus Law ini dilakukan oleh Afiliasi Sekartaji di gedung DPRD Kota Kediri.(dtk)