Polisi Ungkap Penyebab Kematian Ketua DPRD Lebak di Kamar Hotel: Korban Meninggal Karena Sakit -->
logo

12 September 2020

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Ketua DPRD Lebak di Kamar Hotel: Korban Meninggal Karena Sakit

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Ketua DPRD Lebak di Kamar Hotel: Korban Meninggal Karena Sakit

GELORA.CO - Kepolisian akhirnya mengungkap penyebab kematian Ketua DPRD Lebak, Dindin Nurohmat.

Dikabarkan sebelumnya, Didin Nurohmat meninggal dunia di Hotel Marilyn Serpong, Jalan Raya Serpong, Pakulonan, Serpong Utara, Minggu (6/9/2020).

Menurut Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Iman Setiawan, Dindin Nurohmat meninggal karena penyakit yang diidap.

Namun, Iman tidak menjelaskan penyakit yang diidap Didin.

"Penyebab meninggalnya Ketua DPRD Lebak karena sakit," ujar Iman melalui aplikasi pesan singkat, Jumat (11/9/2020).

Kesimpulan tersebut berdasarkan pemeriksan polisi terhadap tiga saksi, yakni rekan wanita Dindin yang berinisial L, petugas medis, dan petugas hotel.

Iman mengungkapakan, L, sosok wanita yang menginap bersama Dindin adalah rekan kerja almarhum.

L berada bersama Dindin lantaran kepentingannya sebagai Ketua DPRD.

"Inisial LL rekan kerja almarhum," ujarnya.

Sebelum meninggal Dindin menyewa kamar bersama seorang wanita, yang diketahui berinisal L, sekira pukul 22.00 WIB, Sabtu (5/9/2020).

Empat jam kemudian, sekira pukul 02.00 WIB dini hari, Dindin mengeluhkan sakit di bagian dada.

Dua jam kemudian, sekira pukul 04.00 WIB, rekan wanita Dindin menghubungi petugas hotel dan bantuan medis datang.

Setelah diperiksa, Dindin dinyatakan meninggal dunia dan dibawa ke rumah sakit.

Setelah itu, jenazah Didin dibawa ke rumahnya.

Kamar promo

Seorang petugas Hotel tersebut mengungkapkan, Dindin menyewa kamar jenis deluxe seharga Rp500 ribu.

Namun karena sedang promo, Dindin hanya perlu membayar Rp 350 ribu per malam.

"Dia deluxe, dia pesannya satu bed besar," ujar petugas Hotel tersebut, Senin (7/9/2020).

Petugas tersebut mengatakan, baru sekali melihat Dindin menginap di hotel tersebut.

Meskipun sang petugas belum genap setahun bekerja di hotel yang dekat dengan Bundaran Alam Sutera itu.

Dindin menginap bersama seorang wanita di kamar 352.

Sampai saat ini kamar tersebut masih digaris polisi.

"Masih digaris polisi, kamar 352, yang deluxe. Saya kurang tahu, tapi memang sama perempuan, teman perempuannya," ujarnya.[tn]