Satgas Covid-19 DPR Diduga 'Paksa' Dokter Berikan Jamu Herbavid
logo

5 Mei 2020

Satgas Covid-19 DPR Diduga 'Paksa' Dokter Berikan Jamu Herbavid

Satgas Covid-19 DPR Diduga 'Paksa' Dokter Berikan Jamu Herbavid

GELORA.CO - Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia, Inggrid Tania, menyebut Satgas Lawan Covid-19 DPR memerintahkan dokter agar memberikan jamu Herbavid-19 kepada pasien.

"Pakai pendekatan kekuasaan, pendekatan politik, berupa instruksi kepada para dokter untuk memberikan Herbavid-19 ini," tutur Inggrid kepada Tempo pada Ahad, 3 Mei 2020.

Menurut dia, instruksi dari para politikus DPR tersebut diberikan sekitar dua pekan sebelum Herbavid-19 mendapat izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Pakar jamu tersebut menjelaskan bahwa ketika itu beberapa dokter menolak permintaan DPR agar memberikan Herbavid-19 kepada pasien Covid-19.

Inggrid mengatakan para dokter memiliki tanggung jawab moral setiap kali memberikan obat kepada pasien. Maka mereka harus mengetahui apa saja komposisi dan efek samping suatu obat bagi pasiennya.

Sebelumnya, politikus Gerindra Andre Rosiade menyatakan Herbavid-19 bisa menyembuhkan Covid-19. Andre melontarkan klaim tersebut melalui akun Twitter miliknya, @Andre_Rosiade.

Ia mengunggah foto Herbavid-19, jamu yang disumbangkan Satgas DPR Lawan Covid-19 ke sejumlah rumah sakit rujukan penyakit Covid-19. "Tampilan Herbavid-19. Alhamdulillah sudah banyak yg sembuh dari Covid 19 setelah mengkonsumsi Herbavid 19," tulis Andre pada Sabtu lalu, 2 Mei 2020. (*)