Pemprov Sumbar Perpanjang PSBB hingga 29 Mei

Pemprov Sumbar Perpanjang PSBB hingga 29 Mei

Gelora Media
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memperpanjang masa penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hingga 29 Mei. Perpanjangan ini dilakukan di seluruh wilayah Sumbar.
"Kita sudah sepakat memperpanjang PSBB. Tidak ada yang menolak untuk perpanjangan ini, bahkan ada dua daerah tadi, yaitu Padang Pariaman dan Kota Pariaman, yang meminta perpanjangannya lebih lama lagi," kata Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, Selasa (5/5/2020).

Menurut Nasrul, PSBB tahap pertama yang diterapkan sejak 22 April berakhir hari ini. PSBB tahap kedua dimulai besok hingga 29 Mei mendatang.

"Provinsi juga membuat Gugus Tugas sampai 29 (Mei). Selain itu, tanggal 29 (Mei) itu juga ada hitungannya secara medis. Jadi yang terpapar misalnya sekarang-sekarang ini, saat itu sudah mulai stabil atau kurvanya menurun," kata Nasrul.

Dia mengatakan pengawasan di semua wilayah Sumbar bakal diperketat pada PSBB tahap kedua nanti. Dia menyebut setiap orang yang masuk dari provinsi lain akan ditindak tegas.

"Ketegasan dari kita dan Pak Kapolda tadi sudah memberi pengarahan akan menindak tegas orang yang masuk dari luar provinsi atau lintas kabupaten/kota. Jadi semua akan diperketat," katanya.

"Setiap orang yang masuk ke Sumatera Barat dan lolos harus diisolasi 14 hari. Tidak ada toleransi. Jadi harapan kita, PSBB kedua ini akan lebih maksimal," sambung Nasrul.

Dia berharap aparat pemerintah di tingkat desa hingga yang paling rendah membantu mengawasi jalur tikus. Semua jalur masuk ke Sumbar akan diawasi lebih ketat.

"Saya tentu mengharapkan pemerintahan yang terendah, yang lebih paham dan tahu dengan jalan-jalan tikus di daerahnya untuk melakukan pengawasan lebih ketat," katanya.

Nasrul juga mengimbau warga Sumbar di perantauan tidak mudik saat Lebaran. Dia mengatakan tidak mudik bisa mencegah penyebaran Corona.

"Kita juga sudah ada kesepakatan bersama dengan Forkopimda. Dunsanak yang ada di rantau, mohon maaf, tidak usah pulang dulu, karena kita ingin segera terbebas dari COVID-19 ini," ucapnya.(dtk)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita