Kasus Ketua MPR Vs Habib Bahar, Penegak Hukum Harusnya Tidak Pandang Bulu
logo

20 Mei 2020

Kasus Ketua MPR Vs Habib Bahar, Penegak Hukum Harusnya Tidak Pandang Bulu

Kasus Ketua MPR Vs Habib Bahar, Penegak Hukum Harusnya Tidak Pandang Bulu

GELORA.CO - Konser amal yang diprakarsai Ketua MPR, Bambang Soesatyo menuai kritik dari masyarakat lantaran tidak mengindahkan protokol kesehatan di tengah Covid-19.
Setelah mengaku salah, Ketua MPR lalu meminta maaf.

Berbeda dengan mantan Ketua DPR itu, penceramah Habib Bahar bin Smith malah langsung ditangkap setelah melakukan pelanggaran PSBB lantaran mengundang kerumunan massa.

Hal itu pun dianggap diskriminatif oleh sebagian masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menyampaikan bahwa penegak hukum seharusnya tidak pandang bulu dalam menegakan keadilan bagi para pelanggar PSBB.

"Semua pelanggar PSBB mesti ada sanksi. Karena pelanggaran yang tidak ada tindakan, menjadi contoh buruk, dan membuat masyarakat berani berbuat salah dan berisiko besar,"ujar Mardani kepada redaksi, Rabu (20/5).
Mengenai kasus Habib Bahar, Mardani meminta, seharusnya aparat kepolisian melakukan peringatan sebelum melakukan penangkapan.

"Mesti ada asas keadilan dan bertahap. Tindakan pada Habib Bahar, mestinya didahului dengan peringatan, dan semua harus sama di mata hukum," ujar anggota Komisi II DPR ini.