Waspada! Penelitian Sebut Pasien Virus Corona Usia 30-40 Tahun Bisa Terserang Stroke Tiba-tiba
logo

24 April 2020

Waspada! Penelitian Sebut Pasien Virus Corona Usia 30-40 Tahun Bisa Terserang Stroke Tiba-tiba

Waspada! Penelitian Sebut Pasien Virus Corona Usia 30-40 Tahun Bisa Terserang Stroke Tiba-tiba

GELORA.CO - Penelitian menyebutkan virus Corona dapat menyebabkan stroke mendadak pada orang dewasa di usia 30-an dan 40-an, bahkan kepada mereka yang tidak dinyatakan sakit parah.

Para dokter di Mount Sinai Health System, New York, Amerika Serikat, telah memberi peringatan bahwa virus corona dapat menyebabkan stroke mendadak. Halini diketahui dalam penelitian mereka yang menemukan adanya darah menggumpal dengan cara yang tidak biasa.

"Virus ini tampaknya menyebabkan peningkatan pembekuan di pembuluh darah besar, yang menyebabkan stroke parah," kata ahli bedah saraf Thomas Oxley, seperti dikutip dari laman New York Post, kemarin, Kamis (23/4). 

Oxley mengatakan kalau dia dan rekan-rekannya biasa mencatat kurang dari dua pasien per bulan pada orang di bawah usia 50 tahun, tapi dalam periode dua minggu selama pandemi, mereka merawat lima.

Temuan mereka ini dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine.

"Sebagian besar pasien ini tidak memiliki riwayat medis masa lalu dan berada di rumah dengan gejala ringan Covid-19. Dalam dua kasus di antaranya bahkan tanpa gejala," kata Oxley.

Stroke pada pembuluh darah besar menyebabkan kerusakan parah jika tidak segera ditangani. Setidaknya satu pasien meninggal dan yang lainnya masuk fasilitas rehabilitasi, perawatan intensif atau di unit stroke. Hanya satu yang pulang tetapi akan membutuhkan perawatan yang intensif, kata Oxley.

New York adalah epicentrum Covid-19. Tim medis mengimbau agar  tidak membanjiri tempat-tempat layanan kesehatan yang sudah penuh.

Beberapa warga bahkan sekarang enggan mengunjungi rumah sakit karena takut tertular virus di sana. Oxley menyarankan agar orang-orang segera menghubungi 911 jika mereka yakin mereka menderita stroke.

Oxley mengatakan timnya ingin memberi tahu orang-orang agar memperhatikan gejala infeksi Virus Corona COVID-19 dan menghubungi layanan darurat jika mereka memiliki bukti stroke. Meskipun, "Sampai sekarang, orang-orang disarankan untuk hanya memanggil ambulans akibat sesak napas atau demam tinggi," tulisnya.

Pengingat mudah untuk stroke, katanya, adalah "FAST", F for face drooping, A for arm weakness, S for speech difficulty and T for time to call 911 yang berarti saat wajah terkulai, lengan melemah, kesulitan bicara, itu waktunya menelepon layanan darurat.(rmol)