Spesialis Sebut Obat Corona yang Dipesan Jokowi hanya Peringan Gejala
logo

25 Maret 2020

Spesialis Sebut Obat Corona yang Dipesan Jokowi hanya Peringan Gejala

Spesialis Sebut Obat Corona yang Dipesan Jokowi hanya Peringan Gejala


GELORA.CO - Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Paru, dr. Ceva Wicaksono Pitoyo, menanggapi soal dua obat avigan dan klorokuin yang dipesan Presiden Jokowi untuk menangani virus corona atau Covid-19 di Indonesia. Ia menyebut obat-obat tersebut hanya akan memperingan gejala.

"Secara prinsip saat ini belum ada satu obat yang memang betul-betul dianggap bisa langsung hilangkan penyakitnya. Secara umum obat-obat itu akan memperingan gejala, memperpendek masa sakit," kata Ceva dalam tayangan di tvOne, Rabu, 25 Maret 2020.

Ia mencontohkan, masa sakit 14 hari, karena obat tersebut menjadi 12 hari. Meski begitu, obat tersebut tak memberi efek sembuh.

"Memang saat ini masih berjalan terus penelitiannya. Yang mau didatangkan dari data terakhir paling mungkin membantu, jadi masuk akal memasukkan obat itu. Tapi memang kita belum tahu di Indonesia nanti bagaimana responsnya," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengaku sudah memesan obat untuk penyembuhan corona Covid-19. Obat ini disebut bisa menyembuhkan virus corona yang sudah dilakukan di beberapa negara.

BUMN Farmasi, yang ditugaskan untuk mendatangkan obatan itu, diminta untuk segera memperbanyak agar bisa digunakan oleh masyarakat. Jokowi mengatakan, memang anti virus Covid-19 belum ditemukan. Tetapi ada beberapa obat yang digunakan oleh satu hingga dua negara dan berhasil menyembuhkan. (viva)