Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Pemerintah Tegaskan Kunci Pencegahan Ada di Masyarakat
logo

28 Maret 2020

Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Pemerintah Tegaskan Kunci Pencegahan Ada di Masyarakat

Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Pemerintah Tegaskan Kunci Pencegahan Ada di Masyarakat


GELORA.CO - Jumlah kasus positif infeksi virus corona (Covid-19) masih tinggi hingga hari ini. Data per Sabtu (28/3), angkanya mencapai 1.155 kasus positif.

Pemerintah lewat Jurubicara penanganan virus corona, Achmad Yurianto mengatakan, jumlah infeksi yang terus meningkat tersebut menunjukan potensi penularan masih terus terjadi.

"Oleh karena itu kita masih memprihatinkan kondisi ini, karena terbukti bahwa penularan masih terjadi," kata Achmad Yurianto di Gedung Graha BNPB, Jalan Pramuka Raya, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (28/3).

Potensi penularan, lanjut Achmad Yurianto, juga menunjukan orang-orang yang positif masih terjangkit corona berada di tengah-tengah masyarakat. Karena itu, ia mengingatkan kunci pencegahan yang bisa dilakukan seluruh masyarakat Indonesia.

Kunci pencegahan itu diantaranya disebutkan Achmad Yurianto. Pertama physical distancing. "Mari bersama-sama, yang pertama jaga cara kontak fisik dengan siapapun, bukan hanya di kantor, di luar tetapi juga di rumah," imbaunya.

Kemudian yang kedua menjaga pola hidup bersih. Sebab katanya, penularan vorus corona bisa terjadi karena pola hidup yang jorok.

"Cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir sebelum makan, sebelum minum, sebelum menyentuh wajah, sebelum menyentuh mulut, hidung dan mata," jelas Achmad Yurianto.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menerapkan self isolasi atau isolasi mandiri di rumah. Meskipun di rumah, Achmad Yurianto berharap masyarakat masih tetap produktif melakukan pekerjaan-pekerjaan.

"Lindungilah yang sakit agar dia bisa melaksanakan masa isolasi diri dengan maksimal. Lindungilah yang sehat agar tidak terkena penyakit ini," sebut Sekretaris Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P Kementerian Kesehatan ini.

"Ini menjadi penting, karena inilah yang menjadi kunci penularan secara tidak langsung yang sering terjadi dan kita hadapi," demikian Achmad Yurianto.

Hingga Sabtu (28/3), jumlah kasus positif corona bertambah sebanyak 109 orang. Sehingga, total kasus sampai hari ini mencapai 1.155. Selain itu, angka kematian juga bertambah sebanyak 15 orang, dan totalnya kini tembus ke angka102 kasus.

Adapun untuk kasus yang sudah sembuh juga bertambah, yakni sebanyak 13 orang. Sehingga total pasien yang berhasil sembuh dari corona mencapi 59 orang.  (*)