Teddy Balas Andre Rosiade: Apakah Anda yang "Pakai" Pekerja Sekznya, Anda Sehat?
logo

11 Februari 2020

Teddy Balas Andre Rosiade: Apakah Anda yang "Pakai" Pekerja Sekznya, Anda Sehat?

Teddy Balas Andre Rosiade: Apakah Anda yang "Pakai" Pekerja Sekznya, Anda Sehat?


GELORA.CO - Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi menanggapi tudingan Wasekjen DPP Gerindra, Andre Rosiade.

Teddy Gusnaidi tak terima dituding bully Andre. Teddy menyebut dia hanya bertanya kepada Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat itu terkait penggerebekan PSK yang dilakukannya.

“Wah kok saya dituduh membully anda? Saya cuma tanya, mana yg benar, karena penjelasan polisi dgn penjelasan anda berbeda. Saya bertanya karena kapasitas anda sebagai anggota DPR RI. Anda gak bisa jawab, kok bilang dibully?,” kata Teddy di akun Twitternya, Senin (10/2/2020).

Teddy juga menanggapi pernyataan Andre yang menyebut ada penggiringan opini dalam kasus penggerebekan PSK.

“Anda kemudian menuding bhw ada penggiringan opini. Alasan anda kondom belum dipakai. Saya tanya, apakah anda yg “pakai” pekerja seksnya? apakah hrs pakai kondom? kalau bukan anda, kenapa anda bisa katakan penggiringan opini? Apakah itu membully?,” imbuhnya.

Teddy heran dengan pernyataan Andre yang menyebut dia bukan bagian dari warga Sumatera Barat.

“Setelah anda menuduh saya membully anda, anda katakan saya bukan bagian dari sumatera barat yg mayoritas mendukung anda. Loh? apa urusannya dengan yang saya tanyakan? kok gak nyambung ya,” bebernya.

“Lagian anda itukan anggota DPR RI, bukan anggota DPR Daerah. Anda sehat?,” pungkas Teddy.

Sebelumnya, Andre Rosiade mengaku dibully oleh Teddy Gusnaidi, Permadi Arya alias Abu Janda, Eko Kunthadi dan Rudi S Kamri di media sosial.

Andre menyebut nama-nama tersebut tidak merepresentasikan warga Sumatera Barat.

“Yang membully itu Eko Kuntadhi, Teddy Gusnaidi, Rudi Eskamiri, Permadi Arya (Abu Janda). Jangan klaim mereka bagian dari Sumatera Barat. Masyarakat Sumatera Barat dan Padang mayoritas mendukung saya,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/2).[psid]
Loading...
loading...