Jokowi Lebih Tepat Gantikan Megawati Ketimbang jadi Menteri PU

Jokowi Lebih Tepat Gantikan Megawati Ketimbang jadi Menteri PU

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Ekonom senior Dr. Rizal Ramli mengusulkan agar Joko Widodo ditunjuk sebagai Menteri Pekerjaan Umum (PU) jika nanti dia kalah di Pilpres. Kalangan aktivis tidak setuju dengan usulan itu.

Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto mengaku tidak setuju dengan usulan RR tersebut karena pada dasarnya, Jokowi gagal dalam pembangunan infrastruktur.

"Bila dikaitkan dengan infrastruktur faktanya Jokowi juga gagal. Jalan banyak bolong. Ada kesan kejar tayang. Coba kita lewati jalan tol Trans Jawa. Jauh kelas dari tol Jagorawi," kata dia saat dihubungi redaksi, Senin (1/4).

Ketimbang jadi Menteri PU, Andrianto menyebutkan Jokowi lebih cocok menggantikan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum PDI Perjuangan.

"Baiknya jadi ketum PDI Perjuangan gantikan Mega. Mega sudah siap lengser. Terlalu lama kuasa. Ketum parpol terlama sepanjang sejarah," pungkasnya.

Alasan Rizal Ramli mengusulkan Jokowi menjadi Menteri PU karena dinilai sangat all out dalam pembangunan proyek infrastruktur. Bahkan, untuk satu proyek infrastruktur dilakukan pemantauan sebanyak delapan kali. 

"Saya akan usulkan Pak Widodo (Jokowi) ditunjuk jadi Menteri PU sehabis Pilpres, supaya tidak ribut. Tapi, kalau beliau mau pulang ke Solo, kami akan antar ke Solo," kata RR saat sambutan deklarasi alumni Perguruan Tinggi se-Sumsel pendukung 02 di Palembang, Minggu (31/3).

Hanya saja, menurut RR, pembangunan proyek infrastruktur tidak diimbangi dengan mempertahankan perekonomian nasional sehingga perekonomian di Indonesia hanya mandeg di angka 5 persen. Selain itu, terjadi defisit transaksi perjalanan paling besar, rupiah dihajar hingga melemah. Akibatnya, pemerintah mencari utang. [rm]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita