Netizen Tetap Dukung Fadli Zon, Meskipun Tagar #FadlizonHinaUlama Digalang
logo

8 Februari 2019

Netizen Tetap Dukung Fadli Zon, Meskipun Tagar #FadlizonHinaUlama Digalang

Netizen Tetap Dukung Fadli Zon, Meskipun Tagar #FadlizonHinaUlama Digalang

GELORA.CO - Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon telah menegaskan bahwa puisi yang berjudul “Doa Yang Tertukar” bukan ditujukan untuk menyindir KH Maimun Zubair atau Mbak Moen. 

Fadli Zon menyatakan hormat kepada Mbah Moen dan berharap agar doa Mbah Moen diijabah. “Bersama Mbah Moen di Pesantren Syekh Ahmad bin Muhammad Alawy Al Maliki, Rusaifah, Mekkah. Saya selalu hormat pada beliau dan doa beliau untuk P @prabowo mudah-mudahan diijabah. Amin," tulis Fadli Zon di akun Twitter @fadlizon.

Namun di sisi lain, di Kudus, Jawa Tengah, digelar “Aksi Bela Kiai”. Tak hanya itu, sejumlah netizen masih menggalang hastag atau tagar #FadliZonHinaUlama hingga hari ini (08/02).

Tokoh liberal Nong Darol Mahmada menegaskan bahwa Aksi Bela Kiai digelar santri di Kudus karena Fadli Zon telah menghina Mbah Moen. 

“Wahai #FadliZonHinaUlama jangan kau hina kyai kami, berilah adab yang baik sebagai wakil rakyat kepada kami para santri.. kami para santri dari Kudus dan sekitarnya #AksiBelaKiai karena ngga terima kyai, guru kami kau hina!,” tulis istri politisi PSI Guntur Romli itu di akun Twitter @nongandah. @nongandah melampirkan foto dan video aksi massa yang dimaksud.

Yang menarik, pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Amerika Akhmad Sahal tidak sepakat dengan digelarnya demonstrasi mengecam Fadli Zon. 

“Puisi @fadlizon yang lecehkan Mbah Moen ga usah didemo. Ada Arab badui yang kencing di masjid Nabi. Sahabat yang lihat pada ngamuk. Tapi Nabi selow aja, hanya minta kencing tersebut disiram. Puisi FZ itu kek kencing si Arab badui tsb. Buanglah kencing pada tempatnya! #FadliZonHinaUlama,” tulis Sahal di akun @sahaL_AS.

Lebih menarik lagi, kendati Aksi Bela Kiai dan tagar #FadlizonHinaUlama telah digalang, sejumlah polling di sosial media justru menunjukkan bahwa netizen mendukung dan membela Fadli Zon.

Pegiat sosmed Yusuf Muhammad di akun @yusuf_dumdum menggelar polling “Siapa yang lebih bermanfaat”, dengan pilihan “Fadli Zon” dan “Sendal Jepit”. Ternyata yang memilih Fadli Zon mencapai 11.549, sedangkan yang memilih sandal jepit hanya 1.676.

Demikian juga hasil polling yang digelar Polling Indonesia di @PollingLagi, mendukung Fadli Zon. @PollingLagi membandingkan puisi karya Sukmawati Soekarnoputri dengan puisi Fadli Zon. “Keduanya sama-sama suka buat puisi, puisi karya siapa yang paling Anda suka? Demikian arahan @PollingLagi.  Walhasil, 78 memilih Sukmawati, dan 1984 mendukung Fadli Zon. [itoday]
Loading...
loading...