Curhat ke Sandi, Warga Tarakan: Benar pak Harga-harga Tinggi, Masak Saya Bohong
logo

6 Januari 2019

Curhat ke Sandi, Warga Tarakan: Benar pak Harga-harga Tinggi, Masak Saya Bohong

Curhat ke Sandi, Warga Tarakan: Benar pak Harga-harga Tinggi, Masak Saya Bohong


GELORA.CO - Syarifah,warga Tarakan, Kalimantan Timur, curhat kepada Cawapres  Sandiaga Salahuddin Uno soal tingginya harga-harga kebutuhan bahan pokok di Tarakan, Kalimantan Utara.

Menurut Syarifah harga yang naik turun membuatnya sulit untuk menjalankan bisnis UMKM-nya, karena harga yang tidak menentu tersebut. 

"Bayangkan pak Jahe di sini delapan puluh ribu rupiah, Lombok (cabe) seratus ribu perkilo, ayam 68 ribu perkilo dan daging 150 ribu perkilo," kata Syarifah ke Sandiaga di Kalimantan Utara, Sabtu (5/1/2019).

Pernyataan Syarifah atau yang biasa disapa Mak Ijah ini membuat kaget calon wakil presiden nomor urut 02 ini. 

"Serius bu. Ini nggak dibuat-buatkan? Bukan saya yang ngomong loh. Banyak yang bilang harga-harga stabil. Nggak naik turun dan murah. Kenyataannya beda loh," ucap Sandi kepada Mak Ijah untuk lebih meyakinkan. 

"Benar pak. Masa saya bohong. Ini harga-harga memang tinggi. Mahal pak. Kalau nggak ngapain saya ngomong sama bapak," kata Mak Ijah. Sandi yang mendengarnya geleng-geleng kepala. 

Sandi pun melanjutkan, Prabowo dan dirinya fokus pada ekonomi. Ekonomi yang menggerakkan rakyat. Ekonomi yang berpihak pada pengusaha  kecil dan menengah. 

"Lihat, betapa harga bahan kebutuhan pokok sangat berpengaruh kepada kehidupan Mak Ijah atau Bu Syarifah dan keluarganya. Dia nggak bisa berusaha, karena uangnya habis untuk belanja. Kami ingin harga-harga stabil dan terjangkau. Pekerjaan ada dan tercipta," kata Sandi. 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan, bahwa harga-harga kebutuhan pokok di pasar tradisonal relatif stabil, sesuai dengan angka inflasi nasional yang terjaga rata-rata di bawah 3,5 persen.

"Ya dicek saja langsung ke pasar. Inflasinya di Jawa Timur 1,78 persen, bagaimana (harga) mau naik? Stabilitas harga bisa dijaga di Jawa Timur ini. Secara nasional juga di bawah 3,5 persen inflasi, artinya harga-harga itu terkendali," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu disampaikan Presiden ketika ditanya awak media jika ada pihak tertentu yang menyebut harga-harga justru meningkat, seusai meninjau Pasar Sidoharjo Lamongan, Jawa Timur (Jatim), Senin (19/11/2018).[tsc]

Loading...

Komentar Netizen

loading...