Video Warga Madura Teriak Jokowi Mole Viral, Ini Tanggapan Gerindra
logo

20 Desember 2018

Video Warga Madura Teriak Jokowi Mole Viral, Ini Tanggapan Gerindra

Video Warga Madura Teriak Jokowi Mole Viral, Ini Tanggapan Gerindra

GELORA.CO - Viral beredar video sejumlah warga berteriak 'Jokowi mole' atau 'Jokowi pulang' dalam acara kampanye Joko Widodo. Gerindra optimistis sang Ketum, Prabowo Subianto kembali unggul di Madura seperti saat Pilpres 2014.

"Kami sih optimistis ya, Isyaallah Pak Prabowo masih akan tetap unggul di Madura pada 2019. Walaupun kita tahu ada upaya mobilisasi di Madura, tapi ya kita lihat masyarakat di sana tidak berubah," kata anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade kepada wartawan, Kamis (20/12/2018).

Video yang dimaksud memperlihatkan beberapa orang yang hadir di acara itu meneriakkan Jokowi mole atau Jokowi Pulang.Dalam video, terdengar suara seorang wanita yang diduga sebagai pemandu acara meminta agar massa meneriakan yel yel, 'Jokowi pole' atau 'Jokowi lagi'. Namun sejumlah massa yang hadir justru berteriak 'Jokowi mole' atau 'Jokowi pulang' sambil mengacungkan salam 2 jari.

Menurut Andre, masyarakat saat ini sudah cerdas. Selain itu, lanjut dia, masyarakat lebih membutuhkan pemimpij yang rasional dan tidak banyak pencitraan.

Foto: Andre Rosiade (Ari Saputra/detikcom)

"Ini memang masyarakat sekarang tidak bisa diarah-arahkan lagi, dimobilisasi. Intinya daya tarik tarik Jokowi sudah hilang," tuturnya.

"Sekarang ini masyarakat butuh pemimpin rasional, yang mampu memulihkan kondisi ekonomi bangsa, yang bisa membuka lapangan pekerjaan, yang bisa memastikan harga bahan pokok terjangkau. Itu yang dibutuhkan masyarakat. Bukan lagi lah pemimpin yang penuh pencitraan," imbuh Andre.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin mengatakan hal tersebut sudah biasa. Pasti ada saja orang yang suka dan tidak suka.

"Namanya konsiliasi politik, persaingan itu merupakan hal yang biasa. Buktinya kemarin hadir para ulama-ulama dari 4 kabupaten yang ada di Madura. Pasti tidak semuanya orang senang, ya ditanggapi yang positif saja mudah-mudahan orang-orang yang mungkin belum sadar menjadi sadar," kata Machfud. [dtk]
Loading...
loading...