Pentolan NRFPB: Jokowi Datang Konflik Terjadi
logo

12 Desember 2018

Pentolan NRFPB: Jokowi Datang Konflik Terjadi

Pentolan NRFPB: Jokowi Datang Konflik Terjadi

GELORA.CO - Gubernur Jenderal Negara Republik Federal Papua Barat (NRFPB), Markus Yenu meminta pemerintah pusat di Jakarta membuka diri untuk berdialog dengan mereka.

"Yang kita inginkan Jakarta membuka diri untuk bertemu dengan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) yang diketuai oleh Benny Wenda," kata Markus berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL di Manokwari, Papua Barat, Rabu (12/12).

Menurut dia, Jokowi belum mampu memberikan solusi atas segala konflik di tanah Papua. Ketika datang hanya membangun jalan, jembatan, bandara dan memekarkan kabupaten baru, namun tidak memperhatikan suara orang-orang Papua.

"Simpel saja, Jakarta buka diri, kita duduk sama-sama, persoalan selesai, "ujarnya.

Ia pun mengibaratkan Jokowi seperti kucing bencana. "Datang pulang terjadi konflik, seperti kucing bencana," ucapnya.

Pola yang diterapkan Jokowi selama ini dinilainya tidak tepat untuk mengetahui keinginan Papua sebenarnya.

"Ini kan ibarat rumah yang sedang terbakar, namun yang dipadamkan justru rumah yang tidak terbakar," ujarnya.

Seharusnya, kata dia lagi, Jokowi ketika datang Papua menemui tokoh-tokoh yang dianggap ataupun mewakili gerakan separatis, bukan justru hanya pejabat daerah seperti gubernur atau bupati.

"Omong kosong saja," imbuhnya.

Para pejabat daerah itu hanya bisa meminta uang dengan alasan membangun Papua. "Papua mana yang ingin dibangun," cetusnya. [rmol]
Loading...
loading...