Miris.. Kuliah Jurusan Fisika Nuklir di Jerman, Pria Ini Malah Jadi Driver Ojek Online
logo

29 Desember 2018

Miris.. Kuliah Jurusan Fisika Nuklir di Jerman, Pria Ini Malah Jadi Driver Ojek Online

Miris.. Kuliah Jurusan Fisika Nuklir di Jerman, Pria Ini Malah Jadi Driver Ojek Online

GELORA.CO - Bagi sebagian orang pasti mengira jika sarjana lulusan universitas ternama di luar negeri akan mendapatkan pekerjaan dengan mudah.

Selain memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang memadai, ijazah dan gelar sarjana lulusan universitas luar negeri tentu menjadi modal yang cukup mendukung untuk memulai karier di Indonesia.

Namun ternyata, tak selamanya lulusan universitas ternama di luar negeri bisa dengan mudah mendapatkan pekerjaan.

Itu yang dialami oleh seorang pria yang menjadi driver (pengemudi) ojek online ini.

Kisah tentang driver ojol (ojek online) yang seorang lulusan dari Jerman ini pun viral setelah dibagikan oleh seorang warganet bernama Jonathan Sadikin.


Pengguna jasa ojek online ini berbagi kisah saat mendapat driver yang menurutnya orang yang hebat.

Driver ini merupakan sarjana dari jurusan Fisika Nuklir di sebuah universitas di Jerman.

Saat itu, Jonathan sedang naik ojol sembari menelepon temannya yang berada di Amerika Serikat dan menggunakan Bahasa Inggris.

Mendengar Jonathan bisa berbahasa Inggris dengan lancar, driver itu mengajaknya berbicara.

"Mas, masih kuliah ya? Bahasa Inggrisnya bagus," kata si driver.

"Enggak pak, saya baru lulus tahun lalu. Sekarang saya jadi pengacara di Jakarta," jawab Jonathan.

Percakapan ini berlanjut, si driver bertanya di mana Jonathan dulu berkuliah.

Jonathan menjelaskan kalau dulu ia kuliah di sebuah universitas negeri di Bandung.

Jonathan kembali bertanya apakah pekerjaan menjadi driver ojek online ini pekerjaan utama atau hanya sambilan saja.

"Sekarang ini sih pekerjaan utama. Dulu sempat hanya sambilan waktu saya baru balik ke Bandung," jawabnya.

"Saya balik dari Jerman, dulu sempat kuliah di sana," lanjut pengemudi itu.

Jonathan terkejut, tak mengira kalau seorang lulusan sarjanaa dari Jerman justru hanya bekerja sebagai driver ojek online.

"Saya pulang mau mengabdi pada negara, tapi di sini ternyata enggak ada lowongan kerja, harusnya saya ambil jurusan hukum saja kali ya," ungkap si driver sembari tertawa.

Jurusan yang diambil oleh pengemudi ini adalah Fisika Nuklir, jurusan yang mempelajari tentang inti atom dan perubahan-perubahan inti atom.

Memang jurusan ini cocok bekerja di beberapa instansi seperti Badan Tenaga Nuklir Nasional sebagai seorang peneliti, namun industri nuklir dalam negeri memang masih kalah jika dibandingkan di luar negeri seperti Rusia dan Jepang.

Warganet yang membagikan ulang unggahan Jonathan ini pun jadi ikut miris mendengar cerita si pengemudi ojek online. [tribun]
Loading...
loading...