Djoksan Ungkap Dalang Isu Pembantaian Tionghoa Jika Prabowo Presiden

Djoksan Ungkap Dalang Isu Pembantaian Tionghoa Jika Prabowo Presiden

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Djoko Santoso, Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi memastikan pasangan yang diusungnya di pilpres akan melindungi semua golongan jika terpilih menjadi presiden. Dia menjamin, ketakutan etnis Tionghoa akan konflik antar ras dinilai tak akan terjadi di pemerintahan Prabowo.

Hal itu disampaikan oleh Mantan Panglima TNI itu saat menjadi pembicara utama dalam diskusi bertema ngobrol bareng bersama Djoksan di Kopi Bos, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/12).

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Djoksan itu menuturkan, salah satu curhatan masyarakat yang hadir tentang kegelisahan diskriminasi etnis Tionghoa di Indonesia yang masih tinggi.

"Saya jawab, pertama yang mencalonkan Ahok itu siapa? Prabowo yang diawal menggaransi dan mecalonkan. Jadi bagaimanapun kita ini orang yang di didik di akademi militer itu berdiri di atas semua golongan," katanya.

Karena itu, Djoksan meminta rakyat Indonesia tak khawatir dengan adanya isu bakal terjadi diskiminasi terhadap etnis Tionghoa jika Prabowo terpilih. Bagi dia, mantan Danjen Kopassus itu merupakan sosok yang akrab dengan kalangan Tionghoa.

"Jadi, jangan dikhawatirkan isu itu. Isu etnis Tionghoa itu bagian dari skenario operasi intelijen jelang pilpres. Faktanya Prabowo kawan Cina banyak juga," jelasnya.

Lebih lanjut, Djoksan bilang, isu tersebut juga masuk ke dalam isu-isu liar 'gorengan' jelang pilpres 2019. Katanya, mereka memiliki maksud agar menjauhkan Prabowo dengan Tionghoa. Padahal isu tersebut tak sama sekali benar.

"Karena waktu pilpres itu ada yang isuin Prabowo. 'Hati-hati loh, kalau Prabowo naik nanti tionghoa pada dibunuhin'. Faktanya itu enggak mungkin lah," pungkasnya. [jpc]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita