PA 212 Tak Heran PSI Anti Perda Syariah, Diduga Terindikasi Komunis Gaya Baru
logo

14 November 2018

PA 212 Tak Heran PSI Anti Perda Syariah, Diduga Terindikasi Komunis Gaya Baru

PA 212 Tak Heran PSI Anti Perda Syariah, Diduga Terindikasi Komunis Gaya Baru


GELORA.CO - Juru bicara PA 212 Novel Bamukmin mengaku tak heran dengan sikap politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menolak peraturan daerah berbasis Syariah.

Novel mengatakan, hal itu lantaran PSI diisi sejumlah kader yang menurutnya selama ini berpikiran menyimpang dari ajaran-ajaran agama.

"Saya nggak kaget kalau PSI seperti itu. Tokoh-tokoh sekuler dan liberal ada di dalamnya. Misalnya, ada Guntur Romli yang nggak percaya Alquran kitab suci. Ini sesat," kata Novel kepada INILAHCOM, Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Ia pun menduga partai pimpinan Grace Natalie ini menampung orang-orang yang menganut paham-paham sesat dan bertentangan dengan ajaran agama serta dasar negara Indonesia.

"Raja Juli Antoni saya juga seperti itu yang sepertinya kelompok anti agama. Ini berbahaya karena diduga disusupi sekulerisme dan paham komunis gaya baru," ujarnya.

Lebih jauh, menurutnya jika PSI terus menerus menunjukkan sikap politik yang terkesan anti agama maka sangat layak disebut melanggar Pancasila dan menabrak Undang-undang Dasar 1945.

"Sangat perlu diwaspadai partai-partai anti agama yang disinyalir terindikasi komunis gaya baru. Hindari partai-partai yang menyerang agama," ungkapnya. [inc]

Loading...

Komentar Pembaca

loading...