logo

8 Oktober 2018

Seruan Sandiaga untuk Pendukungnya Saat Terpojok

Seruan Sandiaga untuk Pendukungnya Saat Terpojok


GELORA.CO -  Sandiaga Uno, kandidat wakil presiden nomor urut 02, mengingatkan para pendukungnya tentang cerita pemilihan gubernur DKI Jakarta pada 2015.

Saat itu, dia mendampingi calon gubernur Anis Baswedan, berhasil mengalahkan kandidat gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Sandiaga mengatakan kondisi pemilihan presiden saat ini kurang lebih sama. "Kami menghadapi posisi yang sangat sulit: kekurangan dana, kekurangan media, kekurangan dukungan dari semua pihak. Tapi Allah SWT membukakan jalan, karena saya teringat dengan pengalaman saya, bahwa dalam saat terpojok, lakukanlah dan nafaskan sama-sama: hasbunallah wa nikmal wakil, nikmal maula wa nikman nasir. La hawla wala quwwata illa billahil alihil azim," katanya di hadapan ratusan orang yang hadir di aula Rien's Collection, Jalan Sultan Agung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (7/10/2018).

'Hasbunallah wa nikmal wakil, nikmal maula wa nikman nasir' adalah salah satu kalimat zikir yang paling banyak dianjurkan di kalangan umat Islam, terutama saat menghadapi kesulitan.

Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia adalah 'cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung'. Sementara itu, 'la hawla wala quwwata illa billahil alihil azim'artinya 'tidak ada upaya dan kekuatan kecuali atas pertolongan Allah'.

"Semua adalah milik Allah SWT. Kita bersandar kepada Yang Maha Kuasa. Insya Allah dibukakan jalan," kata Sandiaga.

Sandiaga bercerita, bahwa pernah kena pemutusan hubungan kerja pada 1997. "Saya mulai usaha dari awal dengan hanya tiga orang karyawan. Saya tidak pernah bermimpi menjadi pengusaha yang hari ini bisa membuka 30 ribu lapangan kerja di seluruh Indonesia," katanya.

Sandiaga meminta para pendukungnya untuk bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja tuntas, dan bekerja ikhlas. "Satu lagi: bersedekah. Kalau kita bersedekah, usaha kita dijauhkan dari malapetaka. Salat duha juga. Salat duha sangat identik dengan menggapi takdir dan rezeki kita. Ini amalan-amalan yang bisa kita lakukan. Terlepas dari pilihan politik, jangan kita terpecah belah. Kita dukung kebaikan buat bangsa kita," katanya. [inc]

Loading...
loading...