Salaman dengan Sandiaga, Emak-emak Izin Suami
logo

29 Oktober 2018

Salaman dengan Sandiaga, Emak-emak Izin Suami

Salaman dengan Sandiaga, Emak-emak Izin Suami


GELORA.CO - Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahudin Uno menjadi magnet tersendiri bagi ibu-ibu atau emak-emak. Tak terkecuali saat melakukan kunjungan ke Batam. Emak-emak menjadi massa yang dominan di beberapa tempat Sandi berkunjung.

Kehadiran emak-emak tak sekadar untuk memberikan dukungan kepada pendamping Calon Presiden Prabowo Subioanto itu. Tak sedikt dari mereka yang meminta selfie, bersalaman, dan keunikan lainnya. Tidak semua memang, namun umumnya mereka menginginkan hal itu ketika bertemu Sandiaga.

Nurdin, 35, adalah warga yang mendengar langsung hal menggelitik dari kalangan emak-emak ketika Sandi berkunjung ke kawasan Mega Legenda, Batam Centre. Bahkan, Nurdin sampai terbahak-bahak mendengar obrolan beberapa emak-emak seusai berinteraksi dengan Sandi.

Sesaat setelah Sandi berada di kerumunan, ia mendengar obrolan dari emak-emak yang dapat bersalaman dan selfie dengan Sandi. Nurdin mendengar ada emak-emak yang dengan bangga mengaku bisa bersamalan dengan Sandiaga.

Namun ada juga emak-emak yang berkomentar bahwa bersalaman dengan Sandi tidak boleh karena bukan muhrim. Akan tetapi sang ibu justru berkata bahwa hal itu boleh karena telah mendapat izin suaminya.

"Ada-ada saja emak-emak itu. Katanya tidak apa-apa soalnya dia udah izin sama suaminya. Jadi boleh salaman dengan Sandi," kata Nurdin sambil tertawa, Senin (29/10).

Di sisi lain, ada pula Ibu-ibu yang memang mengharapkan dukungan Sandi untuk mengembalikan stabilitas perekonomian. Mereka mengharapkan ada perhatian lebih untuk mendukung UKM. Sandiaga sempat diajak melihat hasil kerja dari UKM yang ada di Batam dan Kepri.

Terkait hal tersebut, Sandi mengaku akan mengakomodir permintaan pelaku UKM. Menurutnya, UKM memiliki peran penting dalam menghasilkan lapangan pekerjaan. Hal tersebut menjadi solusi untuk mengurai masalah pengangguran di Indonesia.

"Saat ini perusahaan besar semakin besar. Usaha kecil semakin kecil. Kami akan ubah itu. Usaha kecil akan kami tingkatkan menjadi menengah, dan yang menengah menjadi besar. Bukan sebaliknya," papar Sandiaga. [jpc]

Loading...
loading...