Manusia Gua Thailand Klaim Sering Bercinta dengan Banyak Cewek Bule
logo

9 Oktober 2018

Manusia Gua Thailand Klaim Sering Bercinta dengan Banyak Cewek Bule

Manusia Gua Thailand Klaim Sering Bercinta dengan Banyak Cewek Bule


GELORA.CO -  Pria ini mendadak terkenal di Thailand, bahkan dunia, setelah dia mengunggah kegiatan guanya dalam Facebook pribadinya bernama The Cave Man 2018. Dilansir dari The Sun beberapa hari lalu, pria 48 tahun bernama Chatupoom Losiri tersebut sering terlihat hanya mengenakan sebilah daun besar untuk menutupi kemaluannya.

Dia juga hobi mengunggah foto-foto dengan berbagai perempuan bule yang berbeda. Hal yang menggemparkan baru-baru ini adalah foto turis perempuan asal Rusia yang paling muda.  Dia pindah ke gua pantainya tiga tahun lalu dan mulai merayu perempuan-perempuan bule yang cantik untuk tidur dengannya di Pulau Full Moon Party di Koh Phangan, Thailand.

Dalam satu unggahan di Facebook, Chatupoom menulis tentang bagaimana dia membuat perempuan kembali ke guanya dan menanggalkan pakaiannya. Ia bahkan membuat kopi untuk mereka berdua agar perempuan itu senang.

Para perempuan yang dibawa ke guanya pun juga ditemui oleh Chatupoom secara random. Misalnya dia bertemu dengan perempuan muda Rusia yang menakjubkan di luar toko kelontong (The Sun)

“Saya akan bertanya pada mereka (para perempuan yang diajak ke guanya) apakah saya boleh mencium mereka. Kadang ada perempuan yang mau, namun banyak juga yang tidak,” paparnya.

Para perempuan yang dibawa ke guanya pun juga ditemui oleh Chatupoom secara random. Misalnya dia bertemu dengan perempuan muda Rusia yang menakjubkan di luar toko kelontong. Ia mulai merayu perempuan cantik Rusia itu,

“Saya mengatakan padanya, kalau saya sedang naik motor untuk pulang tetapi harus berhenti karena kecantikan Anda, saya perlu tahu apakah Anda cantik di dalam juga." 

Beberapa hari kemudian, Chatupoom kemudian mengunggah foto seorang perempuan bule muda yang berbeda tidur telanjang di tempat tidurnya. Mereka usai menikmati malam berdua di guanya di pinggir pantai yang indah.

Chatupoom, yang menyebut dirinya Thai Cave Man, menulis bahwa dia sangat lelah dari malam sebelumnya tetapi masih terbangun untuk minum kopi dan bermeditasi. Sementara perempuan telanjang itu masih tidur dengan lelapnya.

Tingkah laku manusia gua itu dianggap melangar batas norma dan membuat kemarahan penduduk setempat. Ia dituding kurang sopan karena suka pamer meniduri banyak perempuan di Facebook-nya.

Polisi pun melakukan penyelidikan. Mereka tiba di gua, bekas tambang timah, dan mencari sesuatu yang mencurigakan tetapi tidak menemukan apa pun. Mereka mengakui, Chatupoom tidak melanggar hukum tetapi mengatakan, mereka akan memantau situasi.

Sheriff dari Koh Phangan, Kairik Kraisong mengatakan, pejabat di Koh Phangan telah menyelidiki situasi dan melakukan pemeriksaan latar belakang pada orang tersebut, yang semula berdomisili di Bangkok. Dia lulus dengan gelar sarjana dari Universitas Silpakorn.

"Distrik Koh Phangan telah mengajukan pertanyaan kepada pemilik tanah apakah ia akan terus membiarkan Chatupoom tinggal di daerah itu atau memintanya pergi,” ulasnya.

"Tidak ada keluhan. Jika ada keluhan, petugas bisa mengambil tindakan hukum. Situasi ini (perempuan masuk ke guanya) cukup genting dan berisiko, jadi saya mengirim staf untuk memeriksa dan berbicara dengan Chatupoom,” tambahnya.

Berbicara kepada wartawan, Chatupoom menyangkal bahwa dia telah melakukan kesalahan dan mengatakan, semua perempuan yang mengunjungi guanya datang atas pilihan mereka sendiri.

Chatupoom mengatakan, dia datang ke Koh Phangan untuk bermain musik. Namun setelah bandnya bubar, dia mencari nafkah dengan melukis dan menjualnya kepada turis.

"Para perempuan yang tidur di sini, tidak ada paksaan apa pun. Tidak ada perempuan yang dipaksa melakukan apa pun, dan terkadang kami tidak berhubungan seks. Terkadang kita hanya berpelukan saja sampai pagi. Mereka semua senang dan saya juga senang," paparnya.

Chatupoom kemudian menunjukkan kemampuan musiknya dengan memainkan trompet. Dia menambahkan, semua barang di dalam gua adalah buatan tangannya sendiri. “Saya mencintai Raja dan mencintai negara saya,” katanya. [jpc]

Loading...

Komentar Pembaca

loading...