logo

5 Oktober 2018

FPI Teman Sejati Prabowo

FPI Teman Sejati Prabowo


Oleh Alireza Alatas*

SAMBUTAN yang luar biasa kepada Pak Prabowo sangat luar biasa di Mega Mendung, Rabu, 03 Oktober 2018. Ribuan massa memadati masjid hingga membludak ke ruang terbuka.

Terasa ada harapan besar di sana. Sebelum Prabowo berbicara, perwakilan dari berbagai daerah DPP menyatakan loyalitas pada Imam Besar Habib Rizieq Shahab untuk tetap mendukung Prabowo Subianto sebagai pemimpin bangsa. Bahkan di antara mereka sudah menyiapkan anggota aktifnya yang berjumlah ribuan untuk tebar. 

Menariknya, HRS dan seluruh menantunya sudah mejadikan rumah mereka sebagai posko pemenangan Prabowo-Sandi. Mereka benar-benar all out untuk pemenangan Prabowo-Sandi. Massa FPI dan sejumlah petinggi organissasi sudah berada di Mega Mendung sejak pagi hari untuk konsolidasi pemenangan di daerah-daerah. Tampak Habib Mukhsin bin Zed Alatas, Imam Besar FPI untuk wilayah DKI tampak memimpin konsolidasi.

Harapan pada Prabowo begitu tampak sekali pada siang hari itu. Semua perwakilan aktivis FPI berkumpul di Mega Mendung guna menyambut Prabowo dan berkomitmen bersama untuk memenangkan calon presiden nomor 2. 

Masing-masing punya alasan tersendiri untuk mendukung Prabowo tapi intinya tetap kembali pada prinsip menjaga keutuhan bangsa yang kian hari terancam dan tercabik-cabik karena ulah segelintir penjarah negeri ini. 

Prabowo adalah capres yang dipercaya FPI, tapi bukan berarti organisasi solid ini lepas bandrol begitu saja pada capres yang diusung. Sebelumnya, FPI melalui GNPF MUI menawarkan syarat dukungan  dalam bentuk Pakta Integritas yang pada akhirnya disepakati capres dan cawapres Prabowo-Sandi pada Ijtima Ulama ll.

Suasana kemenangan Prabowo sangat terasa di Mega Mendung. Bagi FPI untuk saat ini, dukungan pada Prabowo adalah harga mati yang tak bisa ditawar. Tapi sekali lagi bahwa pengertiannya bukan lepas bandrol. 

Sebagaimana ditegaskan Habib Hanif Alatas yang saat itu ditunjuk sebagai jubir yang berbicara depan Prabowo, FPI ingin jadi teman sejati Prabowo yang siap mengkritik jika salah dan siap menjadi pendukung utama jika kebenaran yang dibela. "Teman sejati bukan penjilat," tegas Habib Hanif depan Prabowo.

Takbir berulangkali dipekikan para hadirin di ruangan yang berfungsi sebagai masjid dan perpustakaan tersebut. Ungkapan takbir biasa dipekikan para anggota FPI sebagai respon gelora atas peristiwa dan pernyataan yang disampaikan pembicara saat itu. Takbir sekaligus menandakan dzikir kepada Allah SWT. 

Takbir pada dasarnya ingin menggambarkan bahwa boleh saja kagum tapi ada yang lebih besar, yaitu Allah Maha Besar.[rmol]

*) Penulis merupakan Pembela Ulama dan NKRI; aktivis Silaturahmi Anak Bangsa

Loading...
loading...