Fadli Zon Mengaku Hanya Tulis Ulang Gubahan Lirik 'Naik-naik ke Puncak Gunung' dari Habib Rizieq
logo

11 Oktober 2018

Fadli Zon Mengaku Hanya Tulis Ulang Gubahan Lirik 'Naik-naik ke Puncak Gunung' dari Habib Rizieq

Fadli Zon Mengaku Hanya Tulis Ulang Gubahan Lirik 'Naik-naik ke Puncak Gunung' dari Habib Rizieq


GELORA.CO - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon menjadi pembicaraan setelah kembali mengubah lirik lagu anak-anak.

Setelah mengubah lirik lagu 'Potong Bebek Angsa', kini Fadli Zon kembali mengubah lirik 'Naik-naik ke puncak gunung.

Dilansir TribunWow.com, hal itu tampak dari laman Twitter @fadlizon pada Rabu (10/10/2018).

Fadli Zon mencuitkan gubahan lirik tersebut setelah harga BBMPertamax naik.

Tak hanya menyebutkan BBM, Politisi Gerindra tersebut juga menuliskan soal kenaikan pajak, dan listrik.

Menurut Fadli Zon, kenaikan ini membuat rakyat semakin sengsara.

"NAIK NAIK BBM NAIK

TINGGI TINGGI SEKALI

NAIK NAIK LISTRIKPUN NAIK

TINGGI TINGGI SEKALI

NAIK NAIK PAJAK PUN NAIK

TINGGI TINGGI SEKALI

KIRI KANAN KULIHAT SAJA

BANYAK RAKYAT SENGSARA 2x," tulis Fadli Zon disertai emoji menyanyi.



Cuitan itu lantas dikomentari oleh akun Front Pembela Islam @informasi_FPI yang mengunggah video kala Habib Rizieq Shihab menyanyikan gubahan lirik lagu tersebut.

"Dear Pak @fadlizon, kata Habib @RizieqSyihabFPI, mohon lagunya jangan dibajak.

Karena belum masuk studio. Terimakasih, (emoji tersenyum)"ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Fadli Zon pun mengaku jika dirinya hanya menulis ulang lirik yang pernah dinyanyikan Rizieq.

"Sy cuma menulis ulang lirik yg pernah dinyanyikan Habib @RizieqSyihabFPI n sebuah grup band pendukung petahana (emoji tersenyum dan menangis)," jawab Fadli Zon.


Diberitakan sebelumnya, harga beberapa BBM nonsubsidi mengalami kenaikan pada Rabu (10/10/2018) pukul 11.00 WIB.

Ignatius Jonan selaku Menteri ESDM menyatakan BBM yang naik harganya adalah Pertamax Series, Des Series, dan Biosolar Non PSO.

Sementara harga BBM Premium, Pertalite, dan Biosolar PSO tidak mengalami kenaikan.

Kenaikan ini sementara tidak diberlakukan untuk daerah bencana, seperti Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah.

“Jam 11 Ini Pertamax Naik, Premium dan Biosolar tidak naik,” kata Ignatius kepada Tribunnews.com di ruang VIP Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu (10/10/2018).

Kenaikan ini merupakan dampak dari harga minyak mentah dunia yang terus meroket.

Diketahui, sekarang, harga minyak mentah dunia mencapai 80 dolar per barel.

Dikutip dari laman resmi Pertamina (pertamina.com), penetapan harga ini mengacu pada Permen ESDM No. 34 tahun 2018 Perubahan Kelima Atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 39 Tahun 2014, Tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM.

Sebagai contoh di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax Rp 10.400/liter, Pertamax Turbo Rp 12.250/ liter, Pertamina Dex Rp 11.850/liter, Dexlite Rp 10.500/liter, dan Biosolar Non PSO Rp.9.800/liter.

Harga yang ditetapkan ini masih lebih kompetitif dibandingkan dengan harga jual di SPBU lain.[tribun]

Loading...
loading...