Rizal Ramli Sebut Mendag Enggar Biang Kerok Masalah Impor di Indonesia
logo

7 September 2018

Rizal Ramli Sebut Mendag Enggar Biang Kerok Masalah Impor di Indonesia

Rizal Ramli Sebut Mendag Enggar Biang Kerok Masalah Impor di Indonesia


GELORA.CO - Mantan Menko Ekuin yang juga Ekonom senior Rizal Ramli  (RR) sepakat dengan pandangan ekonom Faisal Basri bahwa biang keroknya impor pangan itu Mentri Perdagangan Enggartiasto.

Pernyataan itu Rizal Ramli sampaikan saat dihubungi pihak TV One dalam acara Indonesia Busines Forum membahas terkait anjloknya rupah tembus Rp 15 ribu-Krismon.

Dalam acara yang tayangkan pada Kamis (6/9/2018) malam ada 4 narasumber yang diundang dipandu langsung oleh presenter TV One, Brigita Manohara.

Sebelumnya, pengamat ekonomi dari Institute For Development For Economics and Finance (INDEF), Faisal Basri menuding Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita terkait banyaknya impor yang masuk ke Indonesia saat ini.

Menurutnya, derasnya impor dari berbagai negara tak terlepas dari kebijakan yang dibuat oleh Mendag.

"Sebelum batasi (impor), tertibkan dulu kelakuan Pak Enggar. Yang tadinya ada rekomendasi, sekarang enggak ada rekomendasi. (Impor) Seperti air bah sekarang," tegasnya dalam acara.

Dirinya mencontohkan, sejak Januari hingga Juli 2018, jumlah impor ban melonjak mencapai lebih dari 100 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Menurut Faisal, hal itu dipicu lantaran kebijakan Mendag yang memutuskan untuk tidak perlu lagi rekomendasi dari Kementerian Perindustrian untuk bisa impor ban.

Banyaknya impor yang masuk ke Indonesia saat ini salah satunya disebabkan kebijakan dari Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

''Saya sepakat, biang keroknya itu Mendag Enggar.  Dan Mendag merugikan petani dan petambak garam dan menggerogoti parah elektabilitas Jokowi,'' ujarnya saat memberikan tanggapan lewat telpon.

Menurutnya restorasi demokrasi oleh Nasdem juga dirusak dan terus ditabrak oleh kelakuan impor Mendag yang jelas merugikan kaum tani itu.

Rizal juga berharap Presiden Joko Widodo bisa bertindak tegas. 

Tak hanya itu, Ekonom senior Dr Rizal Ramli menuliskan dalam akun twitter pribadinya @RamliRizal bahwa yang menjadi biang kerok impor tersebut.

Tweet Menteri Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu terkait tulisan pengamat ekonomi dari Institute For Development For Economics and Finance (INDEF), Faisal Basri.

"Setuju Faisal, Biang keroknya Mentri Perdagangan Enggar ! Ruigikan petani dan petambak garam,, dan gerogoti elektabilitas @jokowi . Bang @suryapaloh51 @Metro_TV," tulis RR, sapaannya. [tribun]

Loading...
loading...