Ini Kekecewaan Kwik Kian Gie terhadap Megawati dan Jokowi
logo

17 September 2018

Ini Kekecewaan Kwik Kian Gie terhadap Megawati dan Jokowi

Ini Kekecewaan Kwik Kian Gie terhadap Megawati dan Jokowi


GELORA.CO - Fungsionaris PDI Perjuangan Kwik Kian Gie mengaku kecewa terhadap Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ia menceritakan kekecewaannya itu kepada bakal capres-cawapres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Menurut Kwik, hanya pasangan calon tersebut yang bersedia menerima pemikirannya soal ekonomi kerakyatan.

Bahkan, Kwik menceritakan, sejak Megawati menjadi calon presiden tahun 2004 silam, buku berjudul 'Platform Indonesia' soal ekonomi di Indonesia yang ditulisnya tidak pernah dilirik.

"Tahun 2009 juga, tapi sama sekali tidak ada respons. Dari ibu Megawati mungkin sekali (ada harapan direspons) karena sampai sekarang hubungan saya masih sangat dekat, tapi ibu Megawati kan ketua umum dia mengasumsikan bahwa akan ada respons. tapi sama sekali tidak. dari Sekjen (PDIP) tidak, dari Litbang tidak. dari siapapun tidak," kata Kwik saat bertemu Prabowo-Sando di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (17/9/2018).

"Lalu Pak Prabowo yang mengajak saya berdiskusi. Jadi logis kan kalau dengan sendirinya bicara dengan Pak Prabowo lebih dulu," tambahnya.

Kwik juga mengaku kecewa dengan Jokowi saat menjabat Gubernur DKI tahun 2012 lalu. Mantan Wali Kota Solo itu, terangnya, tidak merespons segala pemikiran yang ia tulis melalui buku maupun berupa file data.

"Jadi saya bicara dengan Pak Jokowi. Saya mengatakan, bapak sekarang kan sudah jadi gubernur, sangat populer, tolong gunakan popularitas ini untuk kepentingan partai dan kepentingan negara ini, bicaranya jangan hanya urusan DKI saja tetapi urusan negara," jelasnya.

"Apa itu? kata Jokowi. Oh kebetulan saya punya bahan yang banyak sekali oleh karena saya lama sekali ketua Litbang PDI-P, ketua DPP dan mewakili PDI juga menjadi wakil ketua MPR. Langsung saya kirimkan segepok hard copy plus banyak sekali soft copy. Satu kata pun tidak ada reaksi, tidak ada sambutan apa-apa. Jadi jelas," pungkasnya. [tsc]

Loading...

Komentar Pembaca

loading...