logo

1 Agustus 2018

Sandiaga Uno: Ada Gerakan Nyinyir Massal ke Pemprov DKI

Sandiaga Uno: Ada Gerakan Nyinyir Massal ke Pemprov DKI

Sandiaga Uno: Ada Gerakan Nyinyir Massal ke Pemprov DKI
GELORA.CO - Semakin mendekati pelaksanaan Asian Games 2018, mata masyarakat semakin tertuju pada langkah-langkah persiapan yang dilakukan baik oleh Pemerintah Pusat, Pemprov DKI Jakarta, maupun Pemprov Palembang. Akan tetapi, banyaknya kritik yang datang, membuat Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menilai ada upaya untuk nyinyir pada Pemprov DKI secara masal.

"Saya juga menyerukan gencatan senjata, gerakan gencatan nyinyir massal (GNM) dengan pasukan ibu jari," kata Sandiaga di Wisma Nusantara, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (31/7).

Meski demikian, Sandiaga mengaku tak lelah. Ia hanya berharap Asian Games 2018 dapat menjadi momen bagi seluruh warga Indonesia untuk bersatu. Ia meminta masyarakat untuk beralih dari perilaku nyinyir dan lebih fokus membangkitkan semangat para atlet.

"Kita perlu meraih target 22 emas, yang perlu dukungan masyarakat. Kalau bisa angkat cerita-cerita inspiratif yang membangkitkan semangat atlet," ujar Politikus Partai Gerindra tersebut.

Sandiaga menjelaskan bahwa proses mempercantik tempat penyelenggaraan Asian Games memasuki tahap finalisasi. Ia mengatakan koridor-koridor utama telah diperindah. Pemindahan jembatan penyeberangan orang (JPO) dan aktivasi pelican crossing kini telah selesai.

"Sertifikasi untuk rute maraton agak mundur dari INASGOC beberapa hari. Jadi kita tambah siap sebetulnya," ujar dia.

Beberapa persiapan lain juga sedang dilakukan. Hal itu seperti pembukaan jalur light rail transit (LRT) dari Kelapa Gading ke Velodrome yang rencananya akan dilakukan pada 10 Agustus 2018. Saat ini, operator LRT sedang menunggu proses ratifikasi Kementerian Perhubungan.[rol]

Loading...
loading...