logo

17 Agustus 2018

Prabowo-Sandi Berpeluang Gaet Pemilih NU

Prabowo-Sandi Berpeluang Gaet Pemilih NU


GELORA.CO - Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio mengemukakan, peluang pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggaet suara Nahdlatul Ulama (NU) pada Pilpres 2019 sangat besar.

"NU ini kan organisasi besar dan tidak mengikat secara politik jadi bisa saja Prabowo memikat warga NU lebih kuat ketimbang Jokowi," kata Hendri saat dihubungi, TeropongSenayan, Jumat (17/8/2018).

Hanya saja, kata Hendri, untuk mendapatkan suara dari salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia ini tidak mudah.

"Sekarang kita lihat saja apa yang dijanjikan Prabowo dan Jokowi ke warga NU, Jokowi misalnya sukses tahun 2014 karena berjanji akan menetapkan hari santri itu kan bagus, sekarang Prabowo apa untuk counter itu," ucapnya.

Sebelumnya, bakal pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyambangi Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj di kantornya, Jl. Keramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018).

Usai menggelar pertemuan, Said Aqil mengaku akan membuatkan kartu anggota NU untuk Prabowo Subianto.

"Insya Allah lagi disiapkan kartu anggota NU untuk Pak Prabowo," kata Said Aqil di kantornya.

Dia menyebut, Prabowo adalah sahabat Gus Dur yang merupakan tokoh NU. Dia juga sempat mengatakan Prabowo di mata Gus Dur adalah sosok yang ikhlas kepada bangsa.

"Kalau Pak Prabowo sahabatnya Gus Dur, Gus Dur pernah katakan kalau mau cari orang ikhlas untuk bangsa ya Prabowo. Masih ingat saya Gus Dur ngomong gitu ha-ha-ha," tuturnya.

Sedangkan Sandiaga, lanjut Said, sudah otomatis anggota NU karena mertua Sandi adalah NU asli, dan juga Ibunda Sandi merupakan NU yang tinggalnya di dekat rumah Said Aqil.

"Kalau Pak Sandiaga sudah, tahun kemarin, kalau Pak Sandiaga ini mertuanya NU betul, yang punya Masjid At-Taqwa, secara ibadah NU, dan kalau dari Ibundanya dari Cirebon dari rumah saya 7 km," ungkapnya.

Kemudian, Said juga berharap agar Pilpres 2019 bisa berjalan dengan baik. Dia juga mengajak kepada Prabowo dan Sandi agar berpolitik secara baik, bermartabat dan berbudaya.

"Mari kita berpolitik dengan bermartabat, berbudaya, dan berakhlak, mari kita bangun bangsa ini dengan will, dengan niat yang baik demi rakyat, demi masyarakat kecil. Gimana meningkatkan martabat bangsa ini menghilangkan kemiskinan, memberdayakan maayarakat dan solidkan persatuan kesatuan negara," pungkasnya. [tsc]

Loading...
loading...