PBNU Bantah Ma'ruf Amin Berencana Temui HRS di Mekkah
logo

18 Agustus 2018

PBNU Bantah Ma'ruf Amin Berencana Temui HRS di Mekkah

PBNU Bantah Ma'ruf Amin Berencana Temui HRS di Mekkah


GELORA.CO - Kunjungan bakal calon wakil presiden (cawapres) KH Ma'ruf Amin ke Arab Saudi dinilai hanya untuk menunaikan ibadah haji. Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masduki Baidlowi membantah adanya rencana kiai Ma'ruf bertemu dengan Habib Rizieq Shihab di Makkah.

"Nggak, Mas," kata dia melalui pesan singkat ketika dikonfirmasi Republika.co.id, Sabtu (18/8).

Masduki, yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI), diketahui menjadi anggota Amirul Haj Penyelenggaraan Haji 1439 H/2018 M, dan sedang berada di Makkah. Sebagai petinggi MUI, Masduki sebelumnya mengatakan, posisi Ma'ruf di organisasi yang menaungi ulama Indonesia itu belum dibahas. Namun secara moral, kata dia, MUI mendukung kiai Ma'ruf menjadi cawapres.

Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, ada kemungkinan kiai Ma'ruf bertemu dengan Habib Rizieq ketika menjalankan ibadah haji di Makkah. Namun, pria yang kerap disapa Cak Imin itu tak bisa memastikan kepastian pertemuan tersebut.

"Kita doakan, insya Allah ketemu. Agendanya? Orang ketemu kok ditanya, ya silaturahim," kata dia, Selasa (14/8).

Namun, alih-alih menemui kiai Ma'ruf, Habib Rizieq justru terlihat bertemu dengan dua Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon di Makkah. Melalui akun Twitter Fadli, ia mengunggah foto dirinya bersama Habib Rizieq.

"Usai pengajian dengan Abuya Sayyid Ahmad, saya silaturahim dengan Imam Besar Habib Rizieq Shihab bersama Fahri Hamzah," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu, melalui akun Twitter-nya yang telah dikonfirmasi Republika.co.id, Jumat (17/8).

Ia mengatakan, pertemuan itu merupakan silaturahim. Dalam silaturahim tersebut, mereka mengobrol hingga lima jam sampai menjelang Subuh. "Semoga (Habib Rizieq) selalu diberikan kesehatan dan kekuatan," cuit dia. [rol]

Loading...
loading...