logo

22 Juli 2018

Mereka Caleg Artis Pengeruk Suara yang Pindah Partai

Mereka Caleg Artis Pengeruk Suara yang Pindah Partai


GELORA.CO - Sederet artis kian ramai melirik panggung politik. Di Pileg 2019 mendatang, banyak artis baru yang menjajal peruntungan menyuarakan hak rakyat, tapi ada juga yang pindah partai.

Artis Venna Melinda misalnya. Dia berpindah partai politik di Pileg 2019. Venna, yang dulu kader Partai Demokrat (PD), saat ini berseragam Partai NasDem.

Waketum Partai Demokrat Roy Suryo mengakui suara Venna Melinda yang maju caleg pada 2014-2019 di Dapil Jawa Timur, cukup besar. Menurut pakar telematika itu, Venna punya kantong suara yang tak sedikit bagi Demokrat.

"Cukup berperan, suara dia (Venna) kalau nggak salah sekitar 40 ribu, tidak main-main memang mencolek dan mencomot," ucap Roy Suryo di Warung Daun, Jalan Cikini, Jakarta, Sabtu (21/7). 

Meski pindah ke NasDem, Demokrat tidak merasa kecewa telah ditinggalkan Venna. Justru, kata Roy, Demokrat senang bisa membesarkan tokoh yang kini berpindah ke partai politik lain.

"Kami kecewa? Malah kami bersyukur membesarkan tokoh. Insyaallah mereka berguna, gerbong itu akan bergerak," ujarnya.

Roy Suryo mengatakan suara Venna Melinda di Pileg 2014 itu cukup besar dan partai yang mencomotnya tak main-main memilih caleg. Wasekjen NasDem pun mempertanyakan alasan Demokrat 'rela' kantong suara dari Vena Melinda pindah ke partainya.

"Mudah-mudahan tetap besar suaranya. Kalau gitu jangan mau dicomot dong, kenapa mau? Saya nggak tahu kenapa Venna mau pergi. Kalau dari kami kan menyediakan, memfasilitasi," kata Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate.

Venna tak sendiri. Artis Krisna Mukti juga pindah dari PKB ke Partai NasDem. Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengaku kehilangan Krisna Mukti, yang berpindah ke parpol lain. Tapi, PKB masih punya beberapa caleg artis, termasuk penyanyi keroncong Sundari Soekotjo.

"Iya benar, Sundari Soekotjo (caleg PKB)," ungkap Wasekjen PKB Daniel Johan saat dimintai konfirmasi, Sabtu (21/7).

Di bursa artis nyaleg, NasDem yang paling banyak menampung publik figure buat maju Pileg 2019. Sebut saja Okky Asokawati, Petinju Chris John, Tessa Kaunang, sampai Olla Ramlan. Di PDIP ada penyanyi Krisdayanti, Tina Toon, Ian Kasela, sampai Kirana Larasati yang maju Pileg.

Terlepas nyaleg dari berbagai parpol, fenomena artis di panggung politik dikritik oleh Perludem. Artis nyaleg dinilai hanya supaya parpol meraup suara instan untuk mengamankan kursi di parlemen. 

"Sekarang hampir semua parpol mencalonkan artis. Kenapa artis diminati? Karena kompetisi 2019 akan semakin sengit, ada sejumlah aturan baru yang membuat parpol makin sulit untuk bisa memperoleh suara dan kursi," kata Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini, di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/7).

Titi berharap partai pengusung tidak memilih artis hanya untuk meraih suara semata. Tetapi juga melihat kinerja dan potensi artis tersebut layak atau tidak duduk di parlemen.

"Menurut saya, partai tidak hanya asal usung artis untuk kumpulkan suara, tapi partai punya kewajiban untuk mengawal kinerja artis sehingga mampu memerankan tugas-tugas sebagai wakil rakyat dan anggota parlemen yang mempresentasikan aspirasi dan kepentingan konstituen yang ada di dapil," ujar Tuti.

Lantas seberapa kuat para artis merebut hati rakyat di kontestasi Pileg 2019. Mampukah mereka jadi pengeruk suara rakyat atau hanya jadi pemanis partai? [dtk]

Loading...
loading...