logo

25 Juli 2018

Membandingkan Foto Pria di Bungkus Rokok dengan Dadang Kuningan

Membandingkan Foto Pria di Bungkus Rokok dengan Dadang Kuningan


GELORA.CO - Dadang Mulya (42), warga Kuningan, Jawa Barat, mengaku sebagai pria penggendong anak yang ada dalam peringatan di bungkus rokok. Dadang memprotes fotonya digunakan tanpa izin dan menuntut royalti.

Sedangkan pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai pihak yang mengedarkan gambar peringatan itu memastikan telah memiliki legalitas izin dan meminta publik memastikan kebenaran pernyataan Dadang. Lantas seperti apakah kesamaan foto pria di bungkus rokok dengan Dadang?

Dilihat detikcom, Rabu (25/7/2018), foto pria yang dimaksud pada bungkus rokok itu terlihat menggendong bayi di sisi kanan dengan tangan kirinya memegang rokok. Di foto itu pria berkaus biru itu santai mengepulkan asap rokoknya meski menggendong bayi.

Pria yang menjadi model peringatan rokok itu berkulit gelap. Dia memiliki rambut hitam berombak dan berkumis tipis yang tertutup dengan asap rokok.

Dadang, yang mengklaim sebagai model pria itu, juga memiliki kulit berwarna gelap dan rambut warna hitam. Namun pria yang ada di bungkus rokok terlihat memiliki bentuk wajah yang lebih bulat daripada Dadang.

Membandingkan Foto Pria di Bungkus Rokok dengan Dadang Kuningan
Model pria yang ada di bungkus rokok (Foto: Istimewa)

Sebelumnya diberitakan, Dadang mengaku sudah enam tahun foto wajahnya terpampang pada kemasan rokok. Dia pun sempat mengaku tak diacuhkan saat menceritakan fotonya diambil tanpa izin.

"Tahun-tahun sebelumnya, pernah cerita ke kepala dusun dan orang-orang kampung, tapi dicuekin. Minggu kemarin cerita ke sahabat saya, terus diarahin ke sana," ucap ucap Dadang kepada detikcom saat ditemui di Padepokan Anti Galau milik Ustaz Ujang Bustomi di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (24/7/2018).

Dadang memperagakan pose yang sama dengan pria di bungkus rokok
Dadang memperagakan pose yang sama dengan pria di bungkus rokok (Foto: Sudirman Wamad)

Dadang mengaku fotonya diambil saat dia sedang menonton bola di lapangan Kecamatan Pancalang, yang berdekatan dengan kediamannya. Kala itu, Dadang mengaku ada mobil yang berhenti di depannya, lalu ada orang yang keluar dan memotretnya. Peristiwa itu pun sempat dia ceritakan kepada istrinya.

"Kata istri tak apa-apa. Tapi saya sempat kepikiran waktu pertama lihat foto saya di bungkus rokok," ujar Dadang.

Dihubungi terpisah, Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes Riskiyana Sukandhi Putra, memastikan foto yang digunakan sebagai peringatan di bungkus rokok memiliki legalitas. Dia pun meminta polemik ini tak dijadikan ceruk untuk menggali keuntungan pribadi.

"Ini bukan masalah baru. Yang kami dapatkan tentu sudah ada legalitas izinnya. Nggak mungkin kita masang nggak ada legalitas izinnya. Jadi harus dipastikan dulu, belum tentu yang mengatakan itu punya bukti yang benar. Tanyakan saja diambil kapan, apa benar orangnya itu," kata Riski.

Soal Dadang yang mengaku fotonya saat menggendong anak diambil tak berizin, Rizki menegaskan pihaknya sudah tak menggunakan foto tersebut. Namun, jika benar Dadang bakal menggugat, pihaknya siap mengambil langkah hukum.

"Itu foto kapan? Kami sudah tak pakai lagi, lo. Itu kan tidak terpakai lagi, makanya saya tanya apa benar. Makanya, kalau benar, nanti biro hukum kami yang menyelesaikan itu, karena itu mengganggu," tegasnya.[dtk]

Loading...
loading...