logo

15 Juli 2018

Lalu Muhammad Zohri Kebanjiran 8 Tawaran Hadiah, dari Minimarket, Umrah, sampai Jadi Anggota TNI

Lalu Muhammad Zohri Kebanjiran 8 Tawaran Hadiah, dari Minimarket, Umrah, sampai Jadi Anggota TNI


GELORA.CO - Apresiasi yang ditujukan pada Lalu Muhammad Zohri atas prestasi gemilangnya di Kejuaraan Dunia Atletik 100 meter putra U-20 di Tempere, Finlandia, masih terus mengalir.

Zohri meraih medali emas setelah mencatatkan waktu 10,18 detik, mengungguli dua sprinter Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison.

Catatan waktu tersebut sekaligus memecahkan rekor nasional junior yang dicatatkannya sendiri yakni 10,25 detik.

Asosiasi Internasional Federasi Atletik (IAAF) pada Rabu (11/7/2018) mencatatkan, dalam 32 tahun sejarah kejuaraan tersebut, penampilan terbaik atlet Indonesia adalah finish posisi ke-8 pada 1986.

Sejak itu pula nama Zohri menjadi viral dan terus menerus diperbincangkan banyak orang serta media, baik dari dalam maupun luar negeri.

Penghargaan terbaik untuk putra bangsa ini pun kembali diberikan, sebagai wujud syukur segenap masyarakat Indonesia untuk Zohri yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Bukan satu atau dua, melainkan ada 7 bonus dan hadiah yang akan dan telah diterima Zohri dari beberapa pihak yang mengapresiasi prestasinya.

Melansir Tribunnews, TribunVideo, dan Kompas, inilah deretan hadiah yang akan diterima Zohri.

1. Minimarket

Zohri menerima penghargaan berupa unit usaha produktif minimarket Sodaqo yang diinisiasi oleh Global Wakaf - ACT.

Sabtu (14/7/2018), Presiden ACT Ahyudin menyerahkan bantuan unit usaha tersebut kepada keluarga Zohri di kediaman mereka yang terletak di Dusun Karang Pansor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, NTB.

"Prestasi Zohri ini adalah momentum bagi bangsa Indonesia untuk terus berlari, tidak lagi mundur. Berlari sekencang-kencang agar bangsa ini terus maju," ujar Ahyudin seperti dalam rilis yang disampaikan kepada Tribunnews, Minggu (15/7/2018).

Apresiasi dari Global Wakaf-ACT berupa unit usaha Sodaqo, menurut Ahyudin, karena prestasi Zohri yang telah mengharumkan nama bangsa.

"Banyak berita yang kita dengar betapa banyak masa depan atlet yang kelam, padahal sudah mengharumkan bangsa ini. Kita tidak ingin masa depan Zohri terabaikan. Kita berikan penghargaan dalam bentuk minimarket senilai Rp 300 juta ini untuk masa depan Zohri. Itu yang paling pokok," lanjutnya.

2. Uang Rp 100 Juta dari Hotman Paris


Setelah melihat kabar tentang rumah Zohri, Hotman Paris pun mengungkap isi hatinya dalam sebuah video.

Ia berjanji akan memberikan bantuan dana kepada Zohri dan keluarga di Lombok.

Selain mengutarakan niatannya, Hotman juga mengucapkan terima kasih kepada Zohri karena kebanggaan yang telah diberikan untuk Indonesia:

"Hai Zohri, terima kasih, Bangsa Indonesia mengucapkan terima kasih kepada kamu."

"Sudah 20 medali emas ternyata selama ini kau dapat, tapi rumahmu masih seperti gubuk."

"Setelah kau jadi juara, semua orang berlomba masuk tv."

"Zohri, juara dunia lari 100 meter. Saya Hotman Paris akan menyumbang 100 juta untuk memperbaiki rumahmu. 100 juta akan saya kasih untuk memperbaiki rumahnya Zohri," kata Hotman.

3. Bonus dari Gubernur NTB

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, mengatakan, pemerintah provinsi menyiapkan bonus untuk Zohri, yang merupakan atlet asal Kabupaten Lombok Utara, NTB.

"Kami akan siapkan bonus," tuturnya saat berkunjung ke Menara Kompas, Kamis (12/7/2018).

4. Umrah Bersama Keluarga

Zohri kabarnya akan mendapat hadiah dari Ustaz Adi Hidayat.

Hadiah ini berupa umrah gratis untuk Zohri beserta keluarga.

Ustaz Adi Hidayat menyampaikan pesan bahwa ia akan memberikan hadiah umrah untuk Zohri melalui sebuah video.

"Sebagai tanda syukur kepada Allah, saya hadiahkan bagi Anda dan kedua orangtua Anda dari Akhyar TV dan kami semua, undangan untuk menunaikan ibadah umrah dengan izin Allah Subhanahu Wataala," ujar Ustaz Adi Hidayat dalam video tersebut.

5. Renovasi Rumah

Presiden Jokowi menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono untuk memperbaiki rumah yang ditempati Zohri.

"Prestasi yang ditorehkan Zohri tentu sangat membanggakan kita semua, bangsa Indonesia. Terlebih lagi kita dapat melihat bagaimana Zohri tidaklah diperhitungkan sama sekali. Untuk prestasi yang diraih Zohri, saya telah memerintahkan Menteri PU dan Perumahan Rakyat untuk merenovasi rumah Zohri di Lombok," kata Presiden seperti dikutip dari Biro Pers Kepresidenan, Jumat (13/7).

Selain membangun rumah baru, Basuki memastikan, rumah keluarga Zohri pun akan direnovasi.

Tak hanya Jokowi, Bupati Lombok Utara, H Najmul Ahyar dikabarkan akan memperbaiki rumah Zohri.

Pihak TNI AD justru sudah melakukan perehaban agar tempat tinggal Zohri menjadi rumah layak huni.

6. Rumah Baru

Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) akan memberikan hadiah kepada Zohri berupa rumah baru.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga siap menghadiahkan satu unit rumah di kompleks Bangsal Regency, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.

Letak rumah tersebut tak jauh dari tempat tinggal keluarga Zohri.

7. CPNS

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur ‎berencana mengangkat Zohri menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Saya sudah putuskan dengan kawan-kawan, sebentar lagi kita akan umumkan penerimaan PNS baru, saya akan masukan ke situ, Zohri ini akan kita angkat jadi PNS dengan formasi khusus," ujar Asman di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/7/2018).

‎Sementara terkait instansi yang akan ditempatkan, kata Asman, Zohri bisa ditempatkan di Kementerian Pemuda dan Olahraga tanpa meninggalkan profesinya sebagai atlet.

"Dia jadi atlet, dia bekerja sebagai atlet, tapi pegawainya di Kemenpora, pegawai negerinya. Nanti setelah dia tidak jadi atlet lagi, jadi pelatih dia," ucap Asman.

‎"Nanti kompetensinya apa, disesuaikan pada saat umur tertentu dia, apakah dia mau kembali ke daerahnya, bisa kita pindahkan ke provinsi asalnya," tambah Asman.

8. Bergabung dengan TNI Tanpa Tes

Zohri mendapat apresiasi dari TNI dengan mendapatkan kesempatan bergabung dengan TNI tanpa tes.

Hal tersebut disampaikan oleh Danrem 162/WB, Ahmad Rizal Ramdhani kepada Fazilah, kakak kandung Zohri, saat berkunjung ke rumah orangtua Zohri yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Jika Zohri berminat, dia mendapatkan kesempatan bergabung dengan TNI tanpa harus melewati tes," kata Ahmad.

"Jaminan masa depan bagi Zohri agar dia benar-benar bisa fokus untuk meningkatkan prestasinya ke level yang lebih tinggi lagi."[tribun]

Loading...
loading...