Baku Tembak di Jalan Kaliurang Yogyakarta, 1 Orang Ditangkap, 3 Tergeletak
logo

14 Juli 2018

Baku Tembak di Jalan Kaliurang Yogyakarta, 1 Orang Ditangkap, 3 Tergeletak

Baku Tembak di Jalan Kaliurang Yogyakarta, 1 Orang Ditangkap, 3 Tergeletak


GELORA.CO - Telah terjadi baku tembak antara polisi bersenjata lengkap di Jalan Kaliurang kilometer 9, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (14/7/2018) pukul 17.00 WIB.

Dilansir TribunWow.com dari siaran tvone yang diunggah oleh akun YouTube @1x Tayang, diinformasikan sementara baku tembak melibatkan 5 orang yang belum diketahui dari mana asalnya.

Dari laporan yang beredar, terlihat 3 orang tergeletak dan tidak bergerak.

Sementara 2 orang lainnya masih hidup.

Satu di antara orang tersebut kemudian diamakan oleh polisi, sedangkan satu lainnya masih dalam pengejaran.

Pasca kejadian tersebut, Jalan Kaliurang ditutup sejauh satu kilometer, yakni mulai dari pertigaan Ngasem, hingga SPBU Ngasem.

Lokasi kejadian tidak jauh dari Polsek Ngaglik, markas Koramil Ngaglik, dan kantor Kecamatan Ngaglik.

Tiga orang yang tergeletak kemudian dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Yogyakarta.

Dari lokasi kejadian, polisi tampak melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Warga juga dilarang mendekat dari lokasi, dan hanya diperbolehkan berada diluar garis polisi.

Setelah suasana tidak lagi mencekam, warga tampak mulai mendekati lokasi.

Belum dapat diinformasikan apakah pelaku menggunakan senjata api, senjata tajam, atau bahan peledak, karena belum ada informasi resmi dari pihak kepolisian mengenai hal itu.


Sementara itu, diunggah oleh akun Twitter @blangk_on, tampak seorang dengan kepala yang ditutup kain dibawa oleh polisi.


Dari video konfirmasi pihak kepolisian yang diunggah akun Facebook TribunJogja, polisi awalnya melakukan pengembangan terhadap lima orang tersangka terduga teroris di DIY sebelumnya.

Kabid Humas Polda DIY AKBP Yulianto menyebut pelaku melakukan perlawanan, sehingga pihak kepolisian melakukan tindakan.

Tiga orang yang tergeletak belum diketahui kondisinya apakah meninggal dunia atau tidak karena masih menunggu konfirmasi dari pihak rumah sakit.

Sementara itu, ada anggota Densus yang mengalami luka akibat peristiwa itu.

Pihak kepolisian menyatakan tidak ada perubahan terkait acara pawai Obor Asian Games dan mengatakan jika perhelatan tersebut aman.

Setelah sempat ditutup, Jalan Kaliurang sudah dibuka, akan tetapi masih terlihat macet dan ramai karena kejadian ini.

Pihak kepolisian mengatakan jika penangkapan ini merupakan kerjasama antara Polda DIY dan Densus.


Loading...
loading...