Awal Mula Jenazah Dibawa Pemotor Bonceng 3 hingga Disetop Polisi
logo

24 Juli 2018

Awal Mula Jenazah Dibawa Pemotor Bonceng 3 hingga Disetop Polisi

Awal Mula Jenazah Dibawa Pemotor Bonceng 3 hingga Disetop Polisi


GELORA.CO - Dalam video viral yang beredar, salah satu penumpang yang berboncengan tiga dan disetop polisi ternyata sudah meninggal. Korban mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan saat hendak pulang ke rumah.

Jenazah yang dipakaikan jaket dan helm di motor tersebut diketahui bernama H Madek (75), warga Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Jenazah Madek kemudian dipindahkan ke mobil patwal polisi. 

"Warga ini dari Kecamatan Mendahara Ulu, tujuannya ke Kuala Jambi, karena korban minta diantar pulang ke Kuala Jambi terus diantar menggunakan dua motor dalam perjalanan lebih-kurang 35 kilometer. Di perjalanan, korban sudah mengeluh sakit perut dan membuang air kecil," ujar Kasatlantas Polres Tanjung Jabung Timur AKP Tesmerizal kepadadetikcom, Selasa (24/7/2018).

Motor yang membawa Madek kemudian berhenti di jalan. Saat itu kondisi Madek kian lemas. Penumpang motor yang semula duduk di belakang kemudian berpindah tempat ke depan untuk memegangi Madek agar tidak terjatuh di perjalanan. 

"Dalam perjalanan, korban meninggal. Mereka mutar arah nggak jadi ke Kuala Jambi. Pada saat di jalan, mereka mendahului mobil patroli kita yang sedang patroli dan anggota kita melihat mereka bonceng tiga dan terlihat lemas. Diperkirakan mau dibawa ke rumah sakit," jelas Tesmerizal.

Saat bertemu mobil patroli, salah satu penumpang menghampiri polisi dan meminta bantuan mengantarkan jenazah ke rumah. Polisi kemudian mengantarkan jenazah tersebut menggunakan mobil patroli. 

"Tidak berapa lama, salah satu motor kembali ke mobil kita minta bantu bahwa di motor depan ada penumpang yang meninggal dunia minta mohon antar ke rumahnya di Kecamatan Mendahara Ulu. Kalau perjalanan dari Mendahara Ulu ke Kuala Jambi sekitar 2 jam dan mereka sudah separuh jalan," imbuhnya.[dtk]

Loading...
loading...