Gondrong, Telanjang, Penampakan Suku Pedalaman
logo

6 Juni 2018

Gondrong, Telanjang, Penampakan Suku Pedalaman

Gondrong, Telanjang, Penampakan Suku Pedalaman


www.gelora.co - Sebuah video amatir merekam sekelompok orang bertelanjang berdiri di bukit sambil berteriak-teriak ke arah permukiman warga.

Dari penjelasan di video tersebut, kelompok orang berambut panjang serta tak berpakaian itu merupakan suku pedalaman yang tinggal dihutan.

Warga yang berada dekat dengan lokasi seperti sudah mengerti apa yang mereka teriakan. Warga bahu membahu mengumpulkan bahan makanan, pakaian serta alat masak untuk diberikan kepada suku pedalaman tersebut.

Tak jelas apa yang mereka teriakan, namun setelah mendapat bantuan makanan serta peralatan rumah tanggan, teriakan suku pedalaman tersebut berhenti dan mereka kembali ke hutan.

Dari video yang diunggah akun Instagram @kabarutama tersebut, video suku pedalaman itu sudah ditonton lebih dari 12 ribu kali serta ratusan komentar netizen.

(Geser Kekiri) . (Sambung) Interaksi tak berlangsung lama, setelah mendapat bahan pangan kelompok manusia tak berpakaian tersebut langsung kembali ke dalam hutan. Pantauan www.tribun-medan.com pada Sabtu (2/6/2018) sekitar pukul 11.30 WIB, video ini sudah disaksikan lebih dari 2,6 juta kali, bahkan sudah dibagikan 23.350 kali. Tidak ada keterangan resmi dari mana asal kelompok manusia tersebut. Dari ribuan komentar dari warga internet, beberapa menyebut mereka adalah Suku Togutil dari Halmahera, Maluku Utara. Dilansir dari Wikipedia, Suku Togutil (atau dikenal juga sebagai Suku Tobelo Dalam) adalah kelompok/ komunitas etnis yang hidup di hutan-hutan secara nomaden di sekitar hutan Totodoku, Tukur-Tukur, Lolobata, Kobekulo dan Buli yang termasuk dalam Taman Nasional Aketajawe-Lolobata, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Yang perlu diingat, Orang Togutil sendiri tak ingin disebut "Togutil" karena Togutil bermakna konotatif yang artinya "terbelakang". Kehidupan mereka masih sangat tergantung pada keberadaan hutan-hutan asli. Mereka bermukim secara berkelompok di sekitar sungai. Komunitas Togutil yang bermukim di sekitar Sungai Dodaga sekitar 42 rumah tangga. Rumah-rumah mereka terbuat dari kayu, bambu dan beratap daun palem sejenis Livistonia sp. Umumnya rumah mereka tidak berdinding dan berlantai papan panggung. Suku Togutil menggunakan bahasa Tobelo sama dengan bahasa yang dipergunakan penduduk pesisir, orang Tobelo. Ada cerita, orang Togutil itu sebenarnya penduduk pesisir yang lari ke hutan karena menghindari pajak. Pada 1915 Pemerintah Belanda memang pernah mengupayakan untuk memukimkan mereka di Desa Kusuri dan Tobelamo. Karena tidak mau membayar pajak, mereka kembali masuk hutan dan upaya itu mengalami kegagalan. Dari sini lah rupanya beredar cerita semacam itu. Namun cerita ini rupanya tidak benar. (*) . . By @tribun_video ◼➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖◼ Punya Berita Menarik kirim ke : WA : 0877 6867 7819 Sertai Kronologis kejadian, Tanggal, Waktu, Lokasi & ID IG Kalian ya 🔷️🔹️🔹️🔹️🔹️🔹️🔹️🔹️🔹️🔹️🔹️🔹️🔹️🔹️🔹️🔹️🔹️🔷️ Bisa juga Postingan Anda pakai # kabarutama , Min akan pilih 👍 ◼➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖◼
A post shared by 🌟🌟🌟🌟🌟 ✴ KABAR UTAMA ✴ (@kabarutama) on

[inc]

Loading...
loading...