19 Februari 2018

Meleset dari Incaran, Begini Trik Parpol-parpol Otak-atik Angka Nomor Urut Agar Tetap Bawa Hoki

Meleset dari Incaran, Begini Trik Parpol-parpol Otak-atik Angka Nomor Urut Agar Tetap Bawa Hoki

www.gelora.co - Meleset dari incaran, partai-partai politik ternyata tidak kehabisan akal untuk mengotak-atik angka nomor urut partai politik (parpol) yang sudah dikocok di Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk berlaga di Pemilu Legislatif nanti.
Partai Demokrat pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono, misalnya, begitu ngebet menginginkan angka 9.
Ini angka 9 benar-benar dipercaya sebagai 'lucky digit' (angka keberuntungan) bagi SBY dan Demokrat.
Karena pada angka 9, SBY lahir, tepatnya 9 September.
Pada 9 September pula, Partai Demokrat dilahirkan.
Tapi apa jadinya ketika Partai Demokrat gagal mendapatkan nomor incaran 9 pada pengundian nomor urut parpol?
Seperti diketahui, Demokrat-nya SBY ternyata mendapatkan nomor urut 14.
Angka 9 yang didamba-damba ternyata jatuh ke Partai Perindo milik Harry Tanoesodibjo, yang juga juragan MNC Group. 
Kecewakah SBY dan Demokrat?
Entahlah. Tapi begitu mendapatkan nomor nomor 14, segenap awak Demokrat ramai-ramai bersiasat agar angka tersebut tetap bawa keberuntungan.
Pantauan TribunSolo.com, kader-kader SBY dari berbagai kota ramai-ramai kompak membuat tagar alias hashtag di Twitter dengan kata #DemokratS14P .  Dibaca: 'Demokrat Siap"
Lain lagi dengan Partai Hanura.
Siapa sangka partai besutan Jenderal Purnawirawan Wiranto ini mendapatkan angka 13.
Angka ini menurut berbagai mitos disebut-sebut sebagai 'angka sial.'
Pada pemilu legislatif 5 tahun lalu, angka ini didapatkan Partai Amanat Nasional (PAN).
Nah, kini jatuh ke Partai Hanura. 
Apakah Hanura merasa mendapatkan angka sial? Entah.
Yang pasti Hanura berusaha keras membalik mitos sial tersebut menjadi berkah keberuntungan.
Caranya?
Dengar saja penjelasan dari Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) yang mengaku senang dengan hasil undian nomor urut peserta pemilu 2019,yang mana partainya mendapat nomor urut 13.
Menurut Oso‎, justru angka 13 memiliki makna tersendiri bagi Hanura dalam menghadapi Pemilu mendatang.
Oso berasumsi angka 13 itu mirip huruf B, yang artinya 'Berkah, Berhasil, Baik, Besar.'
"Nomor 13 itu tadi itu nomor ganjil, nomor ganjil yang huruf B, jadi kalau huruf B itu berkah, berhasil, baik dan besar, jadi ulang tahun hanura juga nanti yang ke 13 di tahun 2019," ujar Oso usai pengundian nomor urut partai di Kantor KPU Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu malam, (18/2/2018) seperti TribunSolo.com lansir dari Tribunnews.com . 
Menurut Oso, Hanura merupakan partai yang basisnya di daerah.
Oleh karena itu visi partai Hanura dalam pemilu nanti yakni memajukan daerah-daerah di seluruh Indonesia.
‎"Partai saya kan partai daerah, orang-orang daerah, jadi tentu harapan saya memakmurkan daerah itu adalah tugas kita, jadi kalau ada daerah makmur, pasti ada indonesia makmur, " katanya.
Hanura sendiri menurut OSO menargetkan hasil maksimal dalam Pemilu nanti. Hanura menargetkan masuk tiga besar peraih suara terbanyak di Pemilu 2019.
"Kita targetkan tiga besar, Hanura bangkit, Hanura menang, Hanura Jaya," tuturnya.
Pantauan TribunSolo.com di Twitter, parpol-parpol langsung mendesain sedemikian rupa agar angka yang didapatkan di pengundian membawa hoki dan berkah.
Cek saja! 
PDI Perjuangan yang mendapat nomor urut 3 bikin kehebohan di Twitter dengan tagar #PDIPerjuanganM3NANG.
Si pendatang baru, Partai Solidaritas Indonesian (PSI) bikin tagar #PSInomor11 karena dapat nomor 11.
Partai Persatuan Pembangunan bikin kreasi tagar #PPP10Sempurna .
#PKS8Menang adalah kreasi tagar Partai Keadilan Sejahtera .
Di media sosial disebut-sebut, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) paling beruntung mendapatkan nomor urut 1.
Karena itu, partainya Muhaimin Iskandar langsung bikin tagar #PKBnomor1.
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (kiri) didampingi Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq (kanan) menunjukkan nomor urut usai pengundian nomor urut partai politik peserta pemilu 2019 di Gedung KPU, Jakarta, Minggu (18/2/2018). KPU resmi menetapkan nomor urut 14 partai politik nasional dan 4 partai lokal DI Aceh untuk pemilihan umum tahun 2019. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (kiri) didampingi Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq (kanan) menunjukkan nomor urut usai pengundian nomor urut partai politik peserta pemilu 2019 di Gedung KPU, Jakarta, Minggu (18/2/2018). KPU resmi menetapkan nomor urut 14 partai politik nasional dan 4 partai lokal DI Aceh untuk pemilihan umum tahun 2019. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN ()
Incaran SBY Direbut Harry Tanoe
Partai Demokrat memang tak berhasil memeroleh nomor urut 9 sebagaimana yang menjadi incarannya.
Partai berlambang bintang itu justru mendapat nomor urut 14 sebagai peserta pemilu.
Sementara itu nomor urut 9 malah didapat Partai Persatuan Indonesia (Perindo) yang diketuai Bos MNC Group, Hary Tanoesoedibjo.
Hary Tanoe, sapaannya, langsung menghadiri sekaligus mengambil nomor urut peserta pemilu mewakili partainya.
Sedangkan pengambilan nomor urut peserta pemilu Demokrat dilakukan oleh dua putra Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono.
Agus menghadiri rapat pleno penetapan nomor urut partai peserta pemilu sekaligus mengambil nomor selaku Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) pemenangan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019Partai Demokrat.
"Nomor 14 Partai Demokrat," sebut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman saat menyampaikan berita acara rapat pleno di ruang sidang utama KPU, Jakarta, Minggu (18/2/2018).
"Demokrat, Demokrat," teriak Agus saat mengdengar nomor urut partainya disebut.
Sebelumnya Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, partainya mengincar nomor 9 sebagai nomor urut dalam Pemilu 2019. Nomor urut tersebut akan diundi dan ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu (18/2/2018) malam.
"Kalau teman-teman kita ngobrol itu inginnya nomor 9," ujar Hinca di di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta, Sabtu (17/2/2018).
Hinca mengatakan, 9 merupakan angka spesial bagi Partai Demokrat. Ada ikatan kuat antara partainya dengan angka tersebut. Salah satunya karena Demokrat didirikan pada 9 September 2001.
"Partai ini juga lahir diangka-angka 9 lah. Angka-angka 9 itu dekat-dekat sama Demokrat," kata Hinca seperti dilansir Kompas.com.  (TribunSolo.com/ Agung BS)
lourentz92
instagram.com/lourentz92
Nomor Urut Partai Politik  di Pemilu Legislatif 2019 
Nomor urut 1: Partai Kebangkitan Bangsa
Nomor urut 2: Partai Gerindra
Nomor urut 3: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Nomor urut 4: Partai Golkar
Nomor urut 5: Partai Nasdem
Nomor urut 6: Partai Garuda
Nomor urut 7: Partai Berkarya
Nomor urut 8: Partai Keadilan Sejahtera
Nomor urut 9: Partai Perindo
Nomor urut 10: Partai Persatuan Pembangunan
Nomor urut 11: Partai Solidaritas Indonesia
Nomor urut 12: Partai Amanat Nasional
Nomor urut 13: Partai Hanura
Nomor urut 14: Partai Demokrat 
[tn]

under reconstruction