Dasco Masuk Bursa Pengganti Gibran? Pengamat Bongkar Skenario Politik Prabowo -->

Dasco Masuk Bursa Pengganti Gibran? Pengamat Bongkar Skenario Politik Prabowo

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO
-  Peta politik nasional berpotensi berubah drastis jika jabatan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terguncang oleh putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Di tengah spekulasi tersebut, muncul dua nama yang disebut-sebut berpeluang masuk dalam radar Presiden Prabowo Subianto: Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, menilai Prabowo kemungkinan besar akan memilih sosok pengganti dari lingkaran dalam koalisi pemerintahan apabila MK membatalkan pelantikan Gibran.

Mengingat Kembali Pernyataan Kepala Bakom Syahganda Nainggolan: Gibran Tak Bisa Dimakzulkan
Elnusa Terus Bangun SDM Unggul dan Budaya Berkinerja Tinggi untuk Perkuat Resiliensi Bisnis
Menurut Ray, persoalan tersebut bukan sekadar menyangkut posisi wakil presiden, melainkan juga berpotensi memicu turbulensi politik di internal koalisi pendukung pemerintah.

Namun, ia meyakini gejolak tersebut masih bisa dikendalikan oleh Prabowo. Karena itu, kecil kemungkinan Prabowo mencari figur dari luar lingkaran koalisi.

“Cuma kalau soal gejolak internal tentu bisa di-manage oleh Pak Prabowo. Saya kira Pak Prabowo enggak akan mencari (wapres) dari luar,” kata Ray Rangkuti dikutip pada (4/11/2026).

Ray bahkan menyebut nama Bahlil Lahadalia sebagai salah satu kandidat paling kuat. Sebagai Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil dinilai memiliki posisi strategis dalam konfigurasi politik pemerintahan.

Namun, ada satu nama lain yang menurut Ray patut diperhitungkan: Sufmi Dasco Ahmad.

Ia mengaitkan kemungkinan tersebut dengan hasil reshuffle kabinet sebelumnya. Ray melihat adanya sejumlah figur yang dinilainya berseberangan dengan Jokowi dan memiliki kedekatan politik dengan Dasco.

“Saya sudah berulang kali mengatakan setidaknya nama Bahlil sebagai Ketua Umum Partai Golkar mungkin yang paling kuat. Tetapi kalau melihat hasil reshuffle kemarin, di mana kelihatan banyak orang yang anti-Pak Jokowi yang dekat dengan Dasco, jangan-jangan Dasco dipersiapkan untuk itu juga.”

Pernyataan tersebut sontak membuka ruang spekulasi baru. Apakah Dasco sedang dipersiapkan sebagai alternatif pengganti Gibran? Ataukah Bahlil tetap menjadi figur yang paling diperhitungkan jika skenario pergantian wakil presiden benar-benar terjadi?

Di tengah panasnya spekulasi politik tersebut, satu pertanyaan mulai mengemuka: jika kursi Wapres benar-benar kosong, siapa yang paling dipercaya Prabowo untuk mendampinginya?
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Jadikan Sumber Pilihan