Survei IPO Sebut Raja Juli Antoni Menteri Berkinerja Terburuk, Iftitah Paling Tak Dikenal Publik -->

Survei IPO Sebut Raja Juli Antoni Menteri Berkinerja Terburuk, Iftitah Paling Tak Dikenal Publik

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO -Direktur eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menyampaikan, bahwa Raja Juli Antoni adalah sosok Menteri di Kabinet Merah Putih yang mendapatkan sentimen paling buruk dari masyarakat.

Hal ini disampaikan Dedi saat merilis hasil survei lembaganya yang dilakukan dalam kurun waktu 12 – 21 Oktober 2026. Di mana ketika responden di tanya nama-nama Menteri manakah di bawah ini yang bekerja paling buruk, muncul Menteri Kehutanan dengan 36,6 persen.

“Yang paling buruk Raja Juli dengan 36,6 persen. Disusul Menteri HAM Natalius Pigai 21,8 persen. Menteri PU Dody Hanggodo 9,4 persen. Nusron Wahid 6,5 persen. Ferry Joko Juliantono 8,3 persen. Yassierli 5,7 persen,” kata Dedi dalam rilis survei via Zoom Meeting yang dikutip Holopis.com, Sabtu (24/10/2026).


Selanjutnya ada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dengan 5,3 persen. Disusul Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dengan 4,2 persen. Yang terakhir adalah Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dengan 3,9 persen. Sementara yang tidak menjawab atau tidak tahu ada 32,5 persen.


Selain itu, survei IPO juga menangkap sosok menteri dengan tingkat ketidakterkenalan tinggi. Juaranya adalah Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara dengan skor 82,5 persen. Disusul dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi dengan 79,2 persen. Lalu ada Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widiantini dengan 63,4 persen.

Selanjutnya adalah Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Wihaji dengan 52 persen. Lalu Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy dengan 51,7 persen.

Setelahnya adalah Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir dengan 38,9 persen. Kemudian Menteri Pendidikan Tinggi Sains Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dengan 36,5 persen. Disusul Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin dengan 30,7 persen.

Kemudian Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Rifky Harsya dengan 28,5 persen, dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dengan 21,6 persen. Sementara yang tidak menjawab atau abstain ada 36,1 persen.

Sumber: Holopis 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Jadikan Sumber Pilihan