Bukan Anies! Dua Sosok Disebut Masuk Bursa Pengganti Jika Gibran Lengser -->

Bukan Anies! Dua Sosok Disebut Masuk Bursa Pengganti Jika Gibran Lengser

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO
- Wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali memunculkan spekulasi mengenai sosok yang berpotensi menggantikan putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo tersebut.

Di tengah perbincangan itu, pegiat media sosial Jhon Sitorus menyebut dua nama yang menurutnya mulai mengerucut, yakni Ketua DPR RI Puan Maharani dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Yang menarik dari isu pemakzulan wapres Gibran adalah ada dua nama pengganti yang semakin mengerucut yaitu Puan Maharani dan AHY," ungkap Jhon di akun X, dikutip Kamis (22/10/2026).

Menurut Jhon, kedua tokoh tersebut memiliki pijakan politik yang berbeda dalam skenario pergantian wakil presiden. Puan dikaitkan dengan posisi tawar PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sedangkan AHY dinilai memiliki dukungan dari sejumlah kelompok politik dan kalangan muda yang kritis.

Jhon menyebut nama Puan sebenarnya telah lama muncul dalam pembicaraan mengenai kemungkinan pergantian wakil presiden. Ia menilai posisi politik Prabowo akan lebih kuat jika berjalan beriringan dengan Puan, yang saat ini menjabat Ketua DPR RI sekaligus salah satu tokoh utama PDIP.

Partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu memiliki basis politik dan kekuatan di parlemen yang menjadi salah satu faktor penting dalam dinamika hubungan antara pemerintah dan DPR. Karena itu, menurut Jhon, posisi Puan memiliki arti tersendiri dalam kalkulasi politik di tingkat nasional.

Selain Puan, Jhon turut menyoroti AHY. Sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, AHY berada di lingkaran pemerintahan sekaligus membawa partainya dalam dinamika koalisi politik nasional.

Jhon menilai dukungan terhadap AHY tidak hanya berasal dari kelompok politik, tetapi juga dari berbagai kalangan, terutama kelompok muda yang kritis. 

Meski demikian, penyebutan Puan dan AHY masih merupakan penilaian politik Jhon Sitorus, bukan kepastian mengenai calon pengganti wakil presiden. Terlebih polemik pemakzulan Gibran hingga kini hanya sebatas wacana yang digaungkan sejumlah pihak. 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Jadikan Sumber Pilihan