Disebut 'Goblok' oleh Bos Sound Horeg saat Live TV, Pimpinan MUI Jatim Pilih Maklum -->

Disebut 'Goblok' oleh Bos Sound Horeg saat Live TV, Pimpinan MUI Jatim Pilih Maklum

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO -
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur memberikan respons menyejukkan usai diumpat dengan kata tidak pantas oleh pengusaha sound horeg bernama Setyo Budi Sularso.

Momen panas tersebut terjadi dalam siaran acara televisi nasional saat membedah polemik penggunaan pengeras suara berdaya tinggi.

Setyo sempat ditegur langsung oleh pembawa acara agar tidak menggunakan diksi kasar saat mengomentari fatwa haram MUI Jatim.

Bedakan Dua Karakter Pengusaha Sound Horeg


Ketua Bidang Fatwa MUI Jatim, Maruf Khozin, membeberkan bahwa ada dua pemilik sound horeg yang hadir dalam forum tersebut, yakni David dan Setyo.

Berbeda dengan Setyo Budi Sularso, David disebut sudah berulang kali berdiskusi dan terbuka menerima masukan perihal perbaikan aturan.

"Mas David teman, saya siap memperbaiki sound horeg yang dilarang itu apanya, dancer, siap. Ini yang mematuhi," beber Ma'ruf saat dikonfirmasi pada Kamis, 10 September 2026.

Sementara dengan Setyo, Ma'ruf mengaku baru pertama kali bertatap muka di studio siaran.

"Pak Setyo ini tidak pernah berjumpa, langsung ketemunya di studio. Belum apa-apa langsung ngomong 'goblok' ya, kalau kami enggak ada masalah," ujarnya tenang.

Analogikan Seperti Dokter dan Perokok


Ma'ruf mengibaratkan cemoohan yang diterimanya seperti imbauan dokter kepada perokok aktif.

Menurutnya, larangan yang bertujuan demi kebaikan sering kali dianggap mengganggu kenyamanan pihak tertentu.

"Jadi pasti dokter itu melarang karena ini mengganjal kenyamanan perokok, dia akan mencemooh. Memang risiko kami mengajak orang, mengajak baik, menurut mereka itu mengganggu. Jadi kami dituduh goblok, ya sambil lalu saja," pungkasi Ma'ruf meneladani ajaran nabi.***
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Jadikan Sumber Pilihan