GELORA.CO - Lagu Jepang semakin mudah ditemukan melalui anime, layanan streaming musik, dan media sosial. Namun, meski hafal nada serta cara mengucapkan judulnya, belum tentu pendengar mengetahui arti lagu tersebut.
Padahal, judul sering menjadi pintu pertama untuk memahami cerita yang dibawa sebuah lagu. Ada yang bisa diterjemahkan secara langsung, ada pula yang menyimpan nuansa berbeda setelah dihubungkan dengan lirik dan anime yang menggunakannya.
Berikut tujuh judul lagu Jepang populer beserta artinya dalam bahasa Indonesia.
1. Akuma no Ko – Ai Higuchi
Akuma berarti “iblis”, sedangkan ko berarti “anak”. Dengan demikian, Akuma no Ko dapat diterjemahkan sebagai “anak iblis”.
Lagu ini digunakan sebagai ending song Attack on Titan: The Final Season Part 2. Kata “iblis” di dalamnya tidak sekadar menjadi sebutan bagi musuh, tetapi juga menggambarkan sisi gelap yang dapat tumbuh dalam diri manusia.
Akuma no Ko membawa tema perang, kebebasan, cinta, dan pengorbanan. Lagunya mempertanyakan mengapa seseorang dapat dianggap pahlawan oleh kelompoknya sendiri, tetapi dipandang sebagai iblis oleh pihak lain.
2. Hikaru Nara – Goose house
Hikaru berarti “bersinar”, sementara nara membentuk pengandaian seperti “jika” atau “kalau”. Hikaru Nara karena itu dapat dimaknai sebagai “jika bersinar”.
Judul tersebut terdengar seperti kalimat yang sengaja belum diselesaikan. Pendengar dibuat menunggu apa yang akan terjadi ketika cahaya itu muncul.
Lagu ini dikenal sebagai opening pertama Shigatsu wa Kimi no Uso atau Your Lie in April. Musiknya terdengar cerah, tetapi maknanya berhubungan dengan trauma, kehilangan, dan seseorang yang mengembalikan warna ke kehidupan orang lain.
3. Nandemonaiya – RADWIMPS
Nandemonaiya berasal dari ungkapan nandemo nai yang berarti “bukan apa-apa” atau “tidak ada apa-apa”.
Dalam percakapan, ungkapan seperti ini bisa digunakan seseorang ketika tidak ingin menjelaskan perasaannya. Ia mengatakan tidak terjadi apa-apa, padahal ada sesuatu yang sedang disembunyikan.
Nandemonaiya menjadi bagian penting dari soundtrack Kimi no Na wa atau Your Name. Judul “bukan apa-apa” terasa ironis karena lagunya justru membawa perasaan besar yang sulit dijelaskan oleh Taki dan Mitsuha.
Arti harfiah sebuah judul memang dapat diketahui dalam satu baris. Namun, konteks anime dan keseluruhan lirik sering membuka cerita yang lebih luas. Pembaca dapat menelusuri berbagai makna lagu Jepang untuk melihat terjemahan dan pembahasan di balik lagu-lagu tersebut.
4. Himawari no Yakusoku – Motohiro Hata
Himawari berarti “bunga matahari”, sedangkan yakusoku berarti “janji”. Judul Himawari no Yakusoku dapat diterjemahkan menjadi “janji bunga matahari”.
Lagu ini dikenal sebagai lagu tema film Stand by Me Doraemon. Ceritanya berkaitan dengan rasa terima kasih, keinginan menjaga seseorang, dan kesiapan menghadapi perpisahan.
Bunga matahari identik dengan kehangatan dan geraknya mengikuti cahaya. Gambaran itu sesuai dengan hubungan seseorang yang membantu orang lain menemukan arah, meskipun pada akhirnya mereka tidak selalu bisa berjalan bersama.
5. Kanashimi wo Yasashisa ni – little by little
Kanashimi berarti “kesedihan”, sedangkan yasashisa dapat diartikan sebagai “kelembutan” atau “kebaikan”.
Secara natural, Kanashimi wo Yasashisa ni berarti “mengubah kesedihan menjadi kelembutan”. Lagu ini digunakan sebagai opening ketiga anime Naruto.
Pesannya bukan tentang menghapus pengalaman buruk atau berpura-pura selalu kuat. Kesedihan justru dapat diolah menjadi sesuatu yang membuat seseorang lebih memahami orang lain.
Makna tersebut cocok dengan Naruto Uzumaki, tokoh yang tumbuh dalam kesepian tetapi tidak membiarkan luka membuatnya berlaku kejam kepada orang lain.
6. Yoru ni Kakeru – YOASOBI
Yoru berarti “malam”, sedangkan kakeru dalam judul ini membawa gambaran berlari atau melesat. Yoru ni Kakeru umumnya diterjemahkan menjadi “berlari menuju malam”.
Musiknya bergerak cepat dan terdengar ringan. Namun, lagu debut YOASOBI ini diadaptasi dari cerita pendek Thanatos no Yuuwaku yang membawa tema jauh lebih gelap.
Kontras tersebut menjadi salah satu kekuatan Yoru ni Kakeru. Lagu yang sekilas terdengar ceria ternyata menggambarkan dua orang yang ingin meninggalkan dunia bersama.
7. Ao no Sumika – Tatsuya Kitani
Ao berarti “biru”, sedangkan sumika berarti tempat tinggal atau tempat sesuatu bersemayam. Ao no Sumika dapat dimaknai sebagai “tempat bersemayamnya warna biru”.
Dalam bahasa Jepang, warna biru juga dapat dikaitkan dengan masa muda. Karena itu, judulnya dapat dibaca sebagai tempat tersimpannya kenangan mengenai masa yang pernah dijalani seseorang.
Ao no Sumika digunakan sebagai opening Jujutsu Kaisen Season 2 untuk bagian Hidden Inventory/Premature Death. Lagu tersebut melihat kembali masa muda Satoru Gojo dan Suguru Geto sebelum keduanya memilih jalan yang berbeda.
Pada akhirnya, arti judul belum tentu menjelaskan seluruh isi lagu. Nandemonaiya berarti “bukan apa-apa”, tetapi menyimpan perasaan yang tidak mampu disampaikan. Ao no Sumika berbicara tentang warna biru, tetapi juga membawa kenangan masa muda yang tidak dapat diulang.
Itulah yang membuat lagu Jepang menarik untuk dipahami, bukan hanya didengarkan. Satu judul pendek terkadang menyimpan cerita mengenai cinta, kehilangan, kemarahan, hingga keputusan yang mengubah kehidupan.
