Viral! Streamer Dapat Saweran Rp1 Miliar, Tiba-tiba Dishub Denpasar Kirim DM Minta Datang ke Kantor -->

Viral! Streamer Dapat Saweran Rp1 Miliar, Tiba-tiba Dishub Denpasar Kirim DM Minta Datang ke Kantor

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  – Streamer Emoji mendapat saweran Rp1 miliar saat live. Tak lama, akun Dishub Denpasar mendadak mengirim DM dan memintanya datang ke kantor.

Dunia maya kembali dibuat heboh oleh aksi seorang streamer asal Bali, Emoji atau Putra.

Saat sedang melakukan siaran langsung bermain gim, ia mendadak mendapat saweran fantastis senilai Rp1 miliar dari seorang penonton.

Belum selesai warganet dibuat kaget dengan nominal donasi tersebut, muncul kejadian lain yang tak kalah bikin penasaran.


Akun Instagram resmi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar disebut mengirim pesan langsung atau DM kepada sang streamer.

Dalam pesan yang beredar di media sosial, akun tersebut meminta Putra datang ke kantor Dishub Denpasar untuk memberikan penjelasan terkait video tentang saweran Rp1 miliar yang viral.

Pesan itu sontak menjadi sorotan karena warganet mempertanyakan alasan Dishub Denpasar ikut meminta klarifikasi soal transaksi donasi seorang streamer.

Peristiwa tersebut mencuat setelah akun X @recehsjaa mengunggah tangkapan layar dan video terkait kejadian itu pada Minggu (23/8/2026).


Dalam video berdurasi sekitar 20 detik, terlihat Emoji sedang melakukan live streaming gim.

Di tengah siaran, muncul donasi dengan nominal fantastis Rp1 miliar dari akun bernama Ketua Parjo.

Nominal tersebut kemudian menjadi perhatian publik.

Namun, situasinya semakin ramai setelah muncul DM dari akun Instagram @dishubdenpasar yang mengajak Putra datang ke kantor.


Dalam pesan tersebut, akun yang mengatasnamakan Dishub Denpasar meminta Putra memberikan penjelasan mengenai video TikTok yang menyebut adanya dana Rp1 miliar

Pesan itu juga menyebut pertemuan tersebut sebagai upaya untuk memperjelas apakah transaksi senilai Rp1 miliar tersebut benar atau tidak.

Unggahan tangkapan layar percakapan itu kemudian menyebar di media sosial.

Warganet pun ramai mempertanyakan keterkaitan antara Dishub dengan persoalan donasi digital seorang streamer.

Di tengah ramainya pembahasan, pihak Dishub Kota Denpasar akhirnya memberikan klarifikasi.


Melalui pernyataan yang dibagikan kepada publik, Dishub Denpasar menyebut akun Instagram @dishubdenpasar sempat diretas atau hacked.

Pihak Dishub menyatakan akun tersebut berada di luar kendali mereka sejak Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 18.00 WITA.

Dengan demikian, pesan yang dikirim kepada streamer Emoji terkait saweran Rp1 miliar tersebut diklaim bukan merupakan komunikasi resmi dari pihak Dishub Denpasar.

Klarifikasi itu disampaikan setelah tangkapan layar DM tersebut ramai diperbincangkan dan memicu berbagai spekulasi di media sosial.


Jika dirunut, awal mula kehebohan berasal dari aksi live streaming Emoji.

Dalam siaran tersebut, streamer asal Bali itu menerima donasi dengan nominal mencapai Rp1 miliar.

Donasi tersebut disebut berasal dari akun bernama Ketua Parjo.

Momen itu kemudian beredar luas melalui media sosial hingga akhirnya muncul tangkapan layar DM dari akun @dishubdenpasar.

kantor Dishub Denpasar untuk memberikan penjelasan mengenai dana Rp1 miliar yang muncul dalam video TikTok.

Situasi inilah yang kemudian membuat publik bertanya-tanya.

Sebab, akun yang terlihat sebagai akun resmi instansi pemerintah tersebut seolah meminta klarifikasi kepada streamer mengenai transaksi digital.

Namun, setelah viral, Dishub Denpasar menyatakan akun Instagram mereka telah diretas.

Kasus ini akhirnya menjadi perbincangan bukan hanya karena nominal saweran yang fantastis, tetapi juga karena munculnya DM dari akun instansi pemerintah.


Di satu sisi, warganet dibuat penasaran dengan asal-usul donasi Rp1 miliar yang diterima Emoji.

Di sisi lain, muncul pertanyaan mengenai bagaimana akun Instagram Dishub Denpasar bisa digunakan untuk mengirim pesan tersebut.

Hingga Minggu (23/8/2026), fenomena ini masih ramai dibahas di media sosial.

Klaim peretasan akun juga membuat perhatian publik bergeser pada pentingnya keamanan akun media sosial milik instansi pemerintah.


Sementara itu, fakta mengenai saweran Rp1 miliar dan identitas pemberi donasi menjadi bagian yang masih menarik perhatian warganet.

Yang jelas, kejadian ini menjadi contoh bagaimana sebuah momen live streaming bisa dengan cepat berubah menjadi perbincangan luas ketika melibatkan nominal fantastis dan akun instansi pemerintah

Sumber: Holopis 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Jadikan Sumber Pilihan