GELORA.CO - Sidang dugaan pelanggaran hak konsumen dan Undang-Undang Kesehatan yang menjerat dokter Richard Lee (DRL) kembali digelar di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (26/8/2026). Dalam persidangan tersebut, Richard Lee mendadak mengeluhkan kondisi fisiknya yang terus menurun setelah hampir 10 jam menunggu jalannya persidangan.
Di hadapan Majelis Hakim, dr Richard Lee mengaku sudah tidak mampu berkonsentrasi karena kelelahan. Dia bahkan meminta agar agenda persidangan yang berlangsung hingga malam hari tersebut tidak dilanjutkan.
"Hari ini saya sudah menunggu hampir 10 jam, Yang Mulia. Jujur Yang Mulia, kondisi fisik saya sekarang tidak terlalu fit. Saya tidak sanggup untuk meneruskan sidang ini, karena saya sudah tidak konsentrasi, saya sudah terlalu capek," ujar Richard Lee.
Richard kemudian mengungkap kondisi tubuhnya yang disebut semakin menurun selama menjalani proses hukum. Dia mengaku berat badannya telah turun hingga 5 kilogram dan khawatir kondisi kesehatannya semakin memburuk selama berada di tahanan.
"Saya tidak dapat apa-apa, saya susah dapat pengobatan, sungguh tidak enak, Yang Mulia. Saya sudah turun berat badan 5 kg. Saya tidak mau turun berat badan lagi dan saya tidak mau kehilangan nyawa saya, Yang Mulia," ucapnya.
Selain kondisi kesehatan, Richard juga menyoroti proses persidangan yang menurutnya sudah berlangsung cukup lama. Dia menyebut persidangan telah berjalan sekitar 2,5 bulan, tetapi agenda masih berkutat pada pemeriksaan saksi fakta dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).
"Waktu persidangan sudah 2,5 bulan, tapi kita masih berputar-putar di saksi fakta JPU. Saya dan pengacara saya juga berhak untuk membela diri saya. Kami juga ingin membela diri saya, dan sudah saatnya ini adalah waktu pembelaan kami," tegas Richard Lee.
Majelis Hakim kemudian kembali menanyakan kesediaan Richard untuk melanjutkan persidangan pada malam tersebut. Namun, dokter sekaligus terdakwa itu tetap menyatakan dirinya sudah tidak sanggup melanjutkan agenda persidangan. "Saya tidak sanggup, Yang Mulia," ucapnya.
Majelis Hakim pun mempertimbangkan kondisi Richard dan memutuskan menunda persidangan hingga pekan depan. Kondisi kesehatan terdakwa menjadi salah satu pertimbangan sebelum agenda persidangan berikutnya ditentukan
Sumber: inews
