GELORA.CO — Jagat media sosial kembali digegerkan oleh polemik unggahan bernada sensitif. Polda Metro Jaya mengonfirmasi telah menerima laporan resmi terkait dugaan tindak pidana penghinaan terhadap agama yang menyeret seorang wanita berinisial C, yang diketahui merupakan vokalis sebuah band, menyusul penampilannya di festival musik The Sounds Project, Jakarta Utara.
Laporan kepolisian tersebut dilayangkan oleh seorang advokat bernama Muhammad Dimas Saputra pada Kamis (13/8/2026).
“Laporan polisi terkait dugaan tindak pidana terhadap agama dilaporkan oleh Muhammad Dimas Saputra, S.H. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/5998/VIII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA, tertanggal 13 Agustus 2026,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Budi menjelaskan bahwa materi aduan yang diajukan pelapor bertumpu pada konten foto di media sosial yang dinilai bermuatan penodaan nilai-nilai keagamaan.
“Dalam laporan, perkara tersebut dikaitkan dengan Pasal 300 dan/atau Pasal 301 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP,” ujar Budi.
Pihak kepolisian kini mulai mengumpulkan bukti-bukti awal guna memproses laporan tersebut sesuai koridor hukum yang berlaku.
“Saat ini, laporan tersebut telah diterima dan selanjutnya akan ditindaklanjuti sesuai prosedur untuk mendalami peristiwa yang dilaporkan serta menentukan langkah hukum berikutnya,” tegas Budi.
Bermula dari Unggahan di Threads Usai Manggung
Kasus ini mencuat ke publik setelah figur berinisial C itu mengunggah sebuah foto di platform Threads lewat akun pribadinya @clareesya. Dalam foto tersebut, sang vokalis tampak berpose seolah sedang mengangkat tangan menyerupai gerakan takbir usai manggung di festival musik The Sounds Project.
Pada postingannya, ia sempat menyematkan keterangan: “Gaya takbir Love you @thesoundsproject @ghanabanyubiru @renggalihlembahingtyas”. Meski unggahan asli di akun terlapor sudah raib dihapus, jejak digital foto itu keburu diabadikan oleh warganet.
Tangkapan layar postingan tersebut kemudian dibagikan ulang oleh akun @dimas.lawyer yang mengecam keras paduan pakaian terbuka dengan keterangan gerakan ibadah tersebut.
“Ya, Allah, ada lagi aja Penistaan Agama oleh @clareesya dan di acara yang sama yaitu The Sounds Project, maksudnya apa kaya gini menghina Takbir dengan Pakaian anda yg sangat terbuka?,” tulis akun tersebut dalam unggahannya pada Rabu (12/8).
Pelapor Tegaskan Proses Hukum Jalan Terus
Kendati terlapor dikabarkan telah menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf di ruang publik, pelapor bergeming dan memilih membawa perkara ini ke jalur penegakan hukum formal.
“Walaupun anda sudah buat klarifikasi, Proses hukum tetap berjalan ya Mba, kita nanti ketemu di Polda Metro Jaya. Saya gak akan tinggal diam sama orang yang menistakan Agama, Khususnya Agama Islam,” tulis akun @dimas.lawyer menegaskan komitmennya mengawal kasus tersebut.
Hingga saat ini, penyidik Polda Metro Jaya masih mendalami keterangan saksi pelapor serta menganalisis dokumen elektronik yang diserahkan sebelum menentukan jadwal pemanggilan terhadap pihak terlapor
Sumber: Holopis
