XRP Berpeluang Lampaui Ethereum, Harga Menuju US$10

XRP Berpeluang Lampaui Ethereum, Harga Menuju US$10

Gelora News
facebook twitter whatsapp
XRP kembali menjadi perhatian pelaku pasar setelah sejumlah analisa melihat terbentuknya reli baru dalam beberapa bulan mendatang. Selain didukung pola teknikal yang mulai mengarah bullish, perkembangan ekosistem XRP Ledger juga dinilai memperkuat prospek jangka panjang.

Saat ini banyak aplikasi crypto yang menawarkan banyak fitur, sehingga memudahkan investor untuk melakukan analisa fundamental maupun teknikal pada beberapa aset populer seperti Bitcoin, Ethereum, maupun XRP.

Di saat yang sama, investor juga terus memantau harga hyperliquid hari ini karena adanya informasi terbaru dimana Singapura mengeluarkan himbauan meskipun tidak terdapat larangan.

Sementara itu, Beberapa analis teknikal menilai XRP saat ini berada pada fase yang mirip dengan awal reli besar pada siklus sebelumnya. Meskipun harga masih bergerak dalam area konsolidasi, tekanan jual dinilai mulai berkurang.

Area Support Dinilai Masih Sangat Kuat


Analis teknikal Celal Kucuker menilai area harga sekitar US$1,05 hingga US$1,13 masih menjadi fondasi utama bagi pergerakan XRP. Menurutnya, zona tersebut telah beberapa kali berhasil menahan tekanan jual sehingga struktur bullish jangka panjang belum mengalami perubahan.

Dalam analisis grafik mingguan, XRP juga terlihat bergerak di antara garis tren naik jangka panjang dan resistance yang terbentuk sejak beberapa bulan terakhir. Kondisi seperti ini sering disebut sebagai fase kompresi harga, yaitu periode ketika volatilitas mulai mengecil sebelum muncul pergerakan yang lebih besar.

Kucuker menjelaskan bahwa selama harga tetap bertahan di atas area support tersebut, peluang terbentuknya tren naik masih tetap terbuka. Namun, ia mengingatkan bahwa konfirmasi bullish baru akan muncul apabila XRP berhasil keluar dari fase konsolidasi yang berlangsung cukup panjang.

Resistance Menjadi Kunci Perubahan Tren


Meski prospek jangka panjang terlihat positif, XRP masih harus menghadapi tantangan besar pada area resistance. Kucuker menilai kisaran US$3,40 hingga US$3,45 merupakan level teknikal paling penting yang harus ditembus sebelum reli baru dapat dikonfirmasi.

Area tersebut sebelumnya menjadi batas atas pergerakan harga sehingga banyak pelaku pasar diperkirakan akan melakukan aksi ambil untung ketika harga kembali mendekatinya.

Apabila resistance tersebut berhasil dilewati dengan volume transaksi yang meningkat, momentum bullish diperkirakan akan semakin kuat. Dalam skenario tersebut, XRP memiliki ruang untuk melanjutkan kenaikan menuju area yang lebih tinggi.

Berdasarkan proyeksi teknikalnya, target jangka menengah berada di sekitar US$10, yang berarti kenaikan beberapa kali lipat dibandingkan posisi harga saat ini. Meski demikian, target tersebut masih bergantung pada kemampuan pasar mempertahankan momentum positif dalam beberapa bulan mendatang.

XRP Dinilai Berpotensi Mengungguli Ethereum


Selain memberikan target harga, Kucuker juga berpendapat bahwa XRP memiliki peluang mencatatkan kinerja yang lebih baik dibandingkan Ethereum pada siklus pasar berikutnya.

Menurutnya, Ethereum memang masih menjadi aset digital terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar. Namun, dari sisi potensi persentase kenaikan, XRP dinilai memiliki ruang pertumbuhan yang lebih besar karena masih berada jauh di bawah puncak harga sebelumnya.

Pandangan tersebut didasarkan pada pola historis pergerakan XRP yang cenderung mengalami kenaikan sangat cepat setelah melewati fase konsolidasi panjang. Walaupun tidak ada jaminan pola tersebut akan kembali terulang, beberapa indikator teknikal menunjukkan karakteristik yang mulai menyerupai siklus bullish terdahulu.

Karena itu, sejumlah trader mulai menempatkan XRP sebagai salah satu altcoin yang layak dipantau apabila pasar crypto kembali memasuki fase ekspansi.

Analis Lain Melihat Momentum Breakout Semakin Dekat


Pandangan optimistis terhadap XRP juga disampaikan oleh analis teknikal Kamran Asghar. Dalam pemetaan grafik terbarunya, ia menilai XRP sedang menguji area yang sangat menentukan setelah beberapa kali gagal menembus garis tren turun yang terbentuk sejak reli besar sebelumnya.

Menurut Kamran, pergerakan harga saat ini berada di sekitar persimpangan antara support horizontal dan resistance dinamis. Kondisi tersebut membuat zona US$1,10 hingga US$1,1 menjadi area yang harus dipertahankan apabila XRP ingin melanjutkan tren pemulihan.

Ia menjelaskan bahwa semakin sering harga bertahan di atas level support tanpa mengalami penurunan tajam, semakin besar peluang munculnya breakout ketika tekanan beli kembali meningkat. Pola seperti ini kerap muncul menjelang perubahan tren pada berbagai aset crypto yang memiliki kapitalisasi besar.

RSI Mulai Menunjukkan Sinyal Positif


Selain struktur harga, indikator teknikal juga mulai memperlihatkan perkembangan yang dinilai mendukung skenario bullish. Kamran menyoroti pergerakan Relative Strength Index (RSI) yang mulai berbalik naik setelah mengalami pelemahan selama beberapa bulan terakhir.

Menurutnya, kondisi tersebut mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai berkurang dan momentum pembeli perlahan kembali terbentuk.

Dalam analisis teknikal, RSI sering digunakan untuk mengukur kekuatan tren. Ketika indikator mulai bergerak naik dari area rendah bersamaan dengan harga yang mampu mempertahankan support, peluang terjadinya pembalikan arah biasanya meningkat.

Meski begitu, RSI bukan satu-satunya indikator yang menentukan arah pasar. Trader tetap perlu memperhatikan volume perdagangan, struktur candlestick, serta kemampuan harga menembus resistance agar sinyal bullish memperoleh konfirmasi yang lebih kuat.

Karena itu, sebagian analis masih menyarankan investor untuk menunggu breakout yang valid sebelum mengambil posisi dalam jumlah besar.

Fundamental XRP Ledger Ikut Menguat


Di luar analisis grafik, prospek XRP juga memperoleh dukungan dari perkembangan fundamental ekosistemnya. XRP Ledger Foundation mengumumkan kerja sama dengan perusahaan keamanan blockchain Common Prefix untuk meningkatkan keamanan serta keandalan jaringan XRP Ledger (XRPL).

Kolaborasi tersebut difokuskan pada proses formal verification, yaitu metode berbasis matematika yang digunakan untuk menguji apakah mekanisme konsensus bekerja sesuai rancangan.

Pendekatan tersebut dinilai penting karena mampu mengidentifikasi potensi kelemahan sistem sebelum dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan demikian, tingkat keamanan jaringan diharapkan semakin meningkat seiring berkembangnya penggunaan XRPL.

Selain melakukan evaluasi terhadap mekanisme konsensus, Common Prefix juga akan membantu pemeliharaan beberapa komponen inti jaringan, termasuk sistem pembayaran yang menjadi salah satu fitur utama XRP Ledger.

Kesimpulannya, XRP kembali menjadi perhatian pasar setelah sejumlah analis melihat peluang terbentuknya reli baru yang berpotensi membawa harga menuju level lebih tinggi dalam siklus berikutnya.

Dari sisi teknikal, area support masih mampu dipertahankan, sementara indikator RSI mulai menunjukkan tanda-tanda penguatan dan resistance utama semakin sering diuji.

Di sisi fundamental, perkembangan XRP Ledger melalui kerja sama dengan Common Prefix memberikan sinyal positif terhadap peningkatan keamanan dan pengembangan ekosistem blockchain. Kombinasi faktor tersebut memperkuat optimisme sebagian pelaku pasar terhadap prospek jangka panjang XRP.

Meski demikian, konfirmasi tren bullish tetap bergantung pada kemampuan harga menembus resistance utama dengan dukungan volume perdagangan yang kuat. Selama kondisi tersebut belum tercapai, investor tetap disarankan menerapkan manajemen risiko yang disiplin sambil terus memantau perkembangan teknikal maupun fundamental yang mempengaruhi pergerakan XRP.

Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.

Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Tambahkan jadi preferensi di Google