GELORA.CO - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengamuk dengan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan. Langkah ini sebagai pembalasan atas gempuran AS terhadap beberapa wilayah Iran di sepanjang Selat Hormuz.
IRGC mengeklaim berhasil menembak jatuh drone MQ-9 AS di langit Provinsi Bushehr serta melancarkan serangan drone yang menargetkan Pangkalan Armada Ke-5 AS di Bahrain.
Disebutkan, serangan terhadap pangkalan di Bahrain itu sebagai tanggapan atas gempuran militer AS di Jask, Sirik, dan Qeshm pada Rabu dini hari. Pasukan Angkatan Laut IRGC melancarkan serangan drone terhadap ArmadaKe-5 AS pada pukul 02.30 waktu setempat.
“Bentrokan masih berlangsung,” bunyi pernyataan seraya memperingatkan, pembalasan yang lebih keras akan menyusul jika serangan terus berlanjut.
Serangan AS merusak menara telekomunikasi serta menghancurkan dua waduk di Distrik Bamani di Kota Sirik.
Komando Pusat AS (Centcom) sebelumnya mengumumkan berakhirnya serangan pertahanan diri terhadap Iran.
Jet tempur AS menyerang sistem pertahanan udara dan situs radar Iran di dekat Selat Hormuz sebagai tanggapan atas jatuhnya helikopter Apache Angkatan Darat AS dalam insiden sebelumnya
Sumber: inews
