Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!

Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi melontarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) menyusul serangan militer Washington terhadap sejumlah target di wilayah Teluk Persia. Araghchi menegaskan AS harus meninggalkan kawasan tersebut jika ingin menghindari konsekuensi lebih lanjut.

“Tinggalkan wilayah kami jika Anda ingin selamat,” tulis Araghchi dalam unggahan di media sosial X, Rabu (10/6/2026).


Pernyataan itu disampaikan setelah AS melancarkan serangan yang menargetkan sistem pertahanan udara dan radar Iran di sekitar Selat Hormuz.

Araghchi juga menegaskan bahwa militer Iran akan membalas setiap serangan yang dilakukan AS. Menurut dia, tidak ada tindakan agresi terhadap negaranya yang akan dibiarkan tanpa respons.


“Meski kalah di medan perang, AS memilih untuk menguji tekad kami. Angkatan bersenjata kami yang kuat tidak akan membiarkan serangan atau ancaman apa pun tanpa balasan,” kata Araghchi.

Sebelumnya, Komando Pusat AS (Centcom) mengumumkan telah menyerang beberapa lokasi di sepanjang Teluk Persia pada Rabu dini hari waktu setempat. Serangan tersebut dilakukan setelah Presiden AS Donald Trump menuduh Iran menembak jatuh helikopter AG-64 Apache yang sedang melakukan patroli di dekat Selat Hormuz.


Trump bahkan berjanji akan memberikan respons tegas atas insiden tersebut. Langkah itu kemudian diwujudkan melalui operasi militer yang menyasar fasilitas pertahanan Iran.

Namun, versi Iran berbeda dengan klaim AS. Stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, menyebut serangan AS tidak menghantam instalasi militer, melainkan mengenai dua waduk air. Akibat serangan tersebut, pasokan air ke Distrik Bamani yang berada di dekat Kota Sirik dilaporkan terputus. Insiden itu menambah ketegangan antara Teheran dan Washington yang dalam beberapa pekan terakhir terus meningkat.

Pernyataan keras Araghchi menandai sikap Iran yang tidak akan mundur menghadapi tekanan militer AS. Ancaman balasan dari Teheran juga meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Teluk Persia yang merupakan jalur strategis perdagangan energi dunia


Sumber: inews 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Tambahkan jadi preferensi di Google