Gempa M7,8 Filipina Lumpuhkan Bandara General Santos, 17 Penerbangan Dibatalkan!

Gempa M7,8 Filipina Lumpuhkan Bandara General Santos, 17 Penerbangan Dibatalkan!

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  - Dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 yang mengguncang wilayah selatan Filipina pada Senin (8/6/2026) terus meluas. Sebanyak 17 penerbangan menuju dan dari Bandara Internasional General Santos terpaksa dibatalkan demi alasan keselamatan.

Otoritas Penerbangan Sipil Filipina (CAAP) menyatakan delapan penerbangan yang terdampak merupakan penerbangan menuju General Santos, sementara sembilan lainnya merupakan penerbangan keberangkatan menuju sejumlah kota besar seperti Manila, Cebu, dan Iloilo.


Penerbangan yang dibatalkan dioperasikan oleh maskapai Cebu Pacific, Philippine Airlines (PAL), dan PAL Express.

Sebagai langkah pengamanan, CAAP menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM), yakni pemberitahuan resmi kepada pilot dan operator penerbangan mengenai potensi bahaya serta pembatasan operasional sementara. Pemberitahuan tersebut berlaku mulai pukul 08.45 hingga 15.00 waktu setempat.


Di saat yang sama, Philippine Airlines juga mengeluarkan peringatan kepada para pelanggan terkait kemungkinan keterlambatan layanan bantuan pelanggan. Hal ini terjadi setelah salah satu fasilitas operasional maskapai di Mindanao menghentikan sementara aktivitasnya akibat dampak gempa.

"Jika Anda tidak akan bepergian dalam 48 jam ke depan dan permintaan Anda tidak mendesak, kami meminta Anda menghubungi kami di lain waktu agar kami dapat memprioritaskan pelanggan dengan kebutuhan perjalanan yang lebih mendesak," demikian pernyataan PAL, dikutip dari Inquirer, Senin (8/6/2026).


Sebanyak 11 penerbangan Cebu Pacific terdampak pembatalan, termasuk rute Manila–General Santos, General Santos–Manila, Cebu–General Santos, serta Iloilo–General Santos. Sementara itu, empat penerbangan PAL Express dan dua penerbangan Philippine Airlines juga dibatalkan.

Berdasarkan data Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs), gempa tektonik terjadi pada pukul 07.37 waktu setempat. Episentrum gempa berada sekitar 32 kilometer di barat daya Maasim, Provinsi Sarangani, dengan kedalaman 33 kilometer.


Guncangan kuat yang berlangsung sekitar 30 detik turut dirasakan hingga Kota Koronadal. Sejumlah wilayah dilaporkan mengalami gangguan layanan internet, listrik, dan pasokan air bersih setelah gempa terjadi.

Hingga kini, otoritas Filipina masih melakukan asesmen terhadap dampak gempa, termasuk kerusakan infrastruktur dan gangguan layanan publik di wilayah terdampak

Sumber: inews 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Tambahkan jadi preferensi di Google