Donald Trump: Tanpa AS, tidak akan Ada Israel!

Donald Trump: Tanpa AS, tidak akan Ada Israel!

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Donald Trump: Tanpa AS, tidak akan Ada Israel!

GELORA.CO -
Presiden AS Donald Trump mengkritik aksi militer Israel di Lebanon. Ia menyatakan bahwa Israel telah terlalu lama memerangi Hizbullah dan sudah banyak orang terbunuh.

“Anda tidak perlu merobohkan gedung apartemen setiap kali Anda mencari seseorang karena ada banyak orang di gedung-gedung apartemen itu – dan mereka tidak semuanya anggota Hizbullah,” kata presiden AS itu, Selasa (16/6/2026).

“Saya menyarankan kepada Israel untuk membiarkan Suriah menangani Hizbullah karena jujur ​​saja, saya pikir mereka akan melakukan pekerjaan lebih baik,” kata Trump menekankan.

Trump melanjutkan, tanpa AS, maka tidak akan ada Israel. Tak ada presiden di negara lain yang mau melakukan seperti yang dijalankannya.  “Tanpa saya, tidak akan ada Israel, karena tidak ada presiden lain yang bersedia melakukan apa yang saya lakukan.”

Kendati tak suka dengan langkah Israel, pengusaha Amerika itu mengaku tetap memiliki hubungan baik dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Trump meminta perdana menteri Israel itu agar lebih bertanggung jawab terhadap Lebanon.

Ini bukan pertama kali Trump marah dengan langkah Israel di Lebanon. Dalam sebuah hubungan telepon, Trump dilaporkan pernah debat panas dengan Netanyahu dan menyebutnya 'sangat gila'.

Trump juga sempat menuding Israel menjadi penyebab kenapa perjanjian Iran tertunda.

Tak boleh punya nuklir


Presiden AS mengatakan bahwa berdasarkan perjanjian yang sedang dinegosiasikan dengan Iran, negara itu tidak boleh memiliki senjata nuklir atau mereka akan diledakkan.

“Perjanjian ini adalah tembok penghalang menuju senjata nuklir,” kata Trump, sambil menggambarkan perjanjian nuklir sebelumnya dengan Iran, yang dicapai di bawah pemerintahan mantan Presiden AS Barack Obama, sebagai “jalan menuju senjata nuklir.”

Trump menekankan kesepakatan dengan Iran menetapkan bahwa Teheran tidak akan memiliki senjata nuklir.

“Satu-satunya hal yang benar-benar penting bagi saya adalah Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir, dan mereka mengatakannya dengan lantang dan jelas,” katanya.

“Akan ada malapetaka” bagi Iran jika Republik Islam bermaksud untuk memperoleh senjata nuklir, tambah Trump.

Para pejabat Iran selama bertahun-tahun telah berulang kali mengatakan Teheran tidak memiliki rencana untuk mengembangkan senjata nuklir. Aktivitas nuklirnya tetap fokus pada energi damai.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Tambahkan jadi preferensi di Google