GELORA.CO - Seorang lansia bernama Irman (61) yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Bukit Rangkak, Jorong Lubuak Limpato, Nagari Tarantang, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, akhirnya ditemukan selamat pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Irman merupakan petani asal daerah itu yang dilaporkan hilang sejak Minggu (3/5/2026) pagi.
Anak kandungnya, M. Fajar, mengatakan, kejadian itu berawal saat ayahnya pergi ke hutan untuk memanen petai sekitar pukul 09.30 WIB. Ia mengaku sempat mencegah ayahnya, namun hal tidak diindahkan.
Ia melanjutkan, ayahnya berangkat dari rumah berbekal satu botol air minum berwarna merah muda. Sebelum menuju hutan, ayahnya sempat singgah di sebuah kedai untuk membeli rokok.
Fajar mengatakan, sesampainya di ladang, ayahnya memanen petai dan memasukkannya ke dalam tas sandang untuk dibawa. Namun saat hendak pulang, ia mengaku tidak lagi menemukan jalan keluar dari kawasan hutan.
“Semakin berjalan, ayah kami hanya kembali ke tempat yang sama. Tidak sampai-sampai, hanya terasa berputar-putar di tempat yang sudah dilewatinya,” kata Fajar menjelaskan cerita yang didapat dari ayahnya kepada Sumbarkita, Kamis (14/5/2026).
Ia melanjutkan, selama 10 hari, ayahnya berada di tengah hutan dan sesekali berhenti serta berteduh menggunakan kayu yang ditemukannya di lokasi. Selama tersesat, ayahnya mengaku tidak pernah tidur dan tidak merasakan lapar, dingin, maupun gigitan nyamuk.
“Di tengah perjalanan, ayah saya mengaku beberapa kali bertemu orang di dalam hutan. Salah satunya seseorang yang sedang memikat burung, namun ketika dipanggil orang itu tidak mendengar dan tidak melihat keberadaannya,” ujarnya.
Ia melanjutkan, ayahnya juga mengaku sempat mendatangi sebuah rumah besar megah dan indah di tengah hutan hingga bertemu seorang perempuan yang sedang menari.
“Menurut cerita ayah kami, perempuan itu bersikap ramah dan sempat menawarkan rendang daging kepadanya. Namun tawaran tersebut ditolak ayahnya, lalu ia meninggalkan rumah itu dan kembali berjalan mencari jalan pulang,” tuturnya.
Ia mengatakan, ayahnya kemudian ditemukan pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB oleh seorang petani di kawasan Landia, Jorong Hulu Aia, Nagari Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota dalam kondisi kelelahan, namun masih sanggup berjalan.
Sumber: sumbarkita
