Gegara Mati Lampu Massal, 3 Remaja Keracunan Genset saat Numpang Ngecas, Dua Tewas

Gegara Mati Lampu Massal, 3 Remaja Keracunan Genset saat Numpang Ngecas, Dua Tewas

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO
- Tiga remaja di Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, diduga keracunan asap mesin genset Masjid Nurul Huda yang dihidupkan saat lampu mati massal pada Jumat (22/5/2026) malam. Dua di antaranya meninggal dunia, sementara satu dalam kondisi kritis.

Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Diniyah Pandai Sikek, Nailil Husna, mengatakan, korban meninggal dunia yakni HAK, siswa MTs Diniyah Pandai Sikek, serta GA, santri dari Pondok Pesantren MTI Koto Tinggi. Sementara itu, korban yang saat ini dalam kondisi koma berinisial H, pelajar MAN 2 Padang Panjang Koto Baru.

“Ketiga remaja yang menjadi korban dalam peristiwa itu menempuh pendidikan di sekolah yang berbeda. Salah satu korban meninggal adalah anak didik kami berinisial HAK,” ujarnya kepada Sumbarkita, Sabtu (23/5).

Ia melanjutkan, kejadian itu bermula saat listrik padam serentak pada Jumat (22/5/2026) malam. Beberapa saat setelahnya, ketiganya diduga menumpang mengisi daya ponsel di masjid yang lampunya menyala menggunakan genset.

Ia melanjutkan, ketiga remaja itu ditemukan di dalam masjid pada Sabtu (23/5/2026) dini hari oleh salah seorang orang tua korban yang datang untuk membangunkan anaknya agar bersiap ke sekolah. Namun, saat tiba di lokasi, ia mendapati kondisi ketiganya tidak sadarkan diri.

“Satu korban terlihat mulutnya berbusa, satu lainnya sudah kaku dan tidak bergerak, sementara satu korban lagi masih bernapas,” tuturnya.

Ia melanjutkan, usai ditemukan, ketiganya langsung dibawa ke Rumah Sakit Yarsi Padang Panjang untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif. Saat ini, korban meninggal telah dibawa ke rumah duka di Tanah Datar.

Husna menduga ketiga remaja tersebut keracunan asap mesin genset masjid yang dihidupkan saat mati lampu. Kendati demikian, pihaknya masih menunggu penyelidikan resmi dari aparat kepolisian setempat.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Tambahkan jadi preferensi di Google