GELORA.CO - Pernyataan mengejutkan diungkapkan Amien Rais, eks Ketua MPR RI. Dikatakan, Teddy Indra Wijaya seorang gay.
Melalui akun YouTube Amien Rais Official, yang diunggah pada Kamis (30/4/2026), Amien menyebut Teddy sebagai kaum Nabi Lut.
"Berdasarkan pendapat dan opini masyarakat yang bisa kita pantau, ternyata Teddy itu seorang gay," katanya, dikutip Jumat (1/5/2026).
Lebih lanjut, Amien mendasarkan pendapatnya pada pendapat dan opini publik, bahwa hubungan Prabowo dengan Teddy sudah offside.
"Dua tokoh ini bukan saja akrab dalam hubungan kerja, yang satu sebagai Presiden, dan yang lainnya Sekretaris Kabinet," jelasnya.
Bahkan, katanya, Titiek Prabowo sempat menyindir hubungan itu dengan lagu "Cinta Segitiga" yang liriknya sangat mencegangkan.
"Engkau tinggalkan aku demi laki-laki bernama Teddy," tambahnya.
"Saya usulkan, Bapak Prabowo secara kesatria, tegas dan menyakinkan, melepaskan diri dari lendotannya si Teddy," jelasnya.
Amien juga meminta Prabowo untuk mengganti Teddy dengan sosok yang normal dan fokus bekerja untuk bangsa dan negara.
Dalam video singkat itu juga Amien Rais mengkritik sikap para pemuka agama yang diam melihat keganjilan hubungan tersebut.
"Ini keliru, karena moralitas dan akhlak itu sangat penting," jelasnya.
Menurutnya, moralitas merupakan pondasi yang kokoh bagi negara, dan harus dijaga. Itu juga yang membedakan manusia dan binatang.
"Sesungguhnya saya ikut malu, membicarakan kedua orang ini.. Saya khawatir, pemerintahan Prabowo, bubar di tengah jalan," katanya.
Meski demikian, Amien berharap, kekhawatirannya itu tidak terbukti.
Menanggapi video terebut, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan, Amien Rais telah melakukan fitnah.
"Kekomdigi menegaskan, bahwa isi video tersebut adalah hoaks, fitnah, serta mengandung ujaran kebencian," tulis Komdigi.
Dilanjutkan, Amien Rais telah membangun narasi yang merendahkan martabat pemimpin negara tanpa didasarkan pada fakta.
Narasi tersebut, tambahnya, dapat menimbulkan kegaduhan publik dan memecah belah bangsa, serta melanggar UU ITE.
Sumber: harianmassa
